Eniya menjelaskan, konsep tersebut mengombinasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan hidrogen sebagai media penyimpanan energi (energy storage), sehingga pasokan listrik di wilayah terpencil dapat lebih andal sekaligus lebih efisien.

Selain itu, pemerintah juga mulai mendorong pemanfaatan hidrogen di sektor transportasi dan industri melalui pengembangan Hydrogen Transportation Corridor bersama pelaku industri, akademisi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta mitra internasional.

"Kami mohonkan agar upaya ini bisa terlaksana dan bisa kita dapatkan hasilnya sebelum 2029.

>>> Viral 'Cadar Hitam Coolmax': Mengulik Isi Konten, Jebakan Digital, dan Alasan Mengapa Netizen Wajib Waspadai Bahayanya

Jadi kita mohon bisa dipercepat sehingga pada 2027 nanti bisa COD, dan akhirnya kita bisa mendapatkan realita atau pelaksanaan implementasi pemakaian hidrogen sebagai sumber energi yang kita lahirkan dari bumi kita sendiri di Indonesia," kata Eniya.