Valve memastikan tidak akan merilis game eksklusif untuk Steam Machine. Keputusan ini diambil karena perusahaan meyakini bahwa membatasi tempat bermain game bukanlah model yang baik.

Insinyur Valve, Pierre-Loup Griffais, menjelaskan bahwa membatasi akses permainan tidak sesuai dengan visi perusahaan. "Kami lebih tertarik menjadikan seluruh katalog PC sebagai 'peluncuran eksklusif' kami," ujarnya kepada Bloomberg.

>>> The New York Times Rilis Connections Puzzle 1134, Tebak Kata Tema Komunikasi hingga UI

Meskipun Steam Machine hadir sebagai pengalaman seperti konsol, Valve memilih pendekatan ala Xbox Series X|S yang tidak mengandalkan game baru untuk menarik pemain.

Banyak yang berharap Half-Life 3 menjadi pendamping peluncuran, namun rumor itu tidak terbukti.

Beberapa pihak kecewa karena tidak ada judul kecil seperti Aperture Desk Job untuk Steam Deck atau Astro's Playroom milik Sony.

>>> Badai Petir Parah dan Sistem Tropis Ancam Wilayah Mid-Atlantik

Namun, Valve menjual Steam Machine tanpa pengontrol dalam beberapa kasus, sehingga hal itu mungkin sudah diperhitungkan.

Griffais menambahkan bahwa kecil kemungkinan akan ada game eksklusif Steam Machine. Bahkan Aperture Desk Job yang dirancang untuk Steam Deck tetap tersedia di toko reguler Steam.

Harga Steam Machine yang tinggi membuatnya sulit dijangkau sebagian orang. Insinyur Valve lainnya, Yazan Aldehayyat, tidak memperkirakan harga akan turun dalam waktu dekat.

>>> Cara Tingkatkan Literasi Digital untuk 7 Ruang Informasi Aman 2026

Jika Half-Life 3 hanya bisa dimainkan di platform tersebut, hal itu bisa memicu kemarahan.