Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah belum menetapkan waktu penerapan skema baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wacana pembatasan penerima manfaat sehingga masyarakat kelas menengah (desil 7-10) tidak lagi menerima program tersebut juga belum diputuskan.

>>> Scaloni Menangis dan Isyaratkan Berpisah dengan Timnas Argentina

Prasetyo menjelaskan, pemerintah masih fokus melakukan pembenahan di Badan Gizi Nasional (BGN) setelah pergantian pimpinan lembaga tersebut.

"Belum.

Kan setelah terjadi proses perubahan pimpinan di BGN, kami menyampaikan bahwa kami mohon waktu untuk melakukan proses pembenahan kurang lebih satu bulan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Ia mengatakan, proses inventarisasi berbagai persoalan di BGN telah selesai dan hasilnya sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Prasetyo, Menteri Koordinator Bidang Pangan yang ditunjuk Presiden sebagai penanggung jawab program kemudian meminta tambahan waktu untuk mempertajam pembenahan pelaksanaan MBG.

>>> Polda Metro Hormati Putusan Tolak Praperadilan Roy Suryo

"Menko Pangan selaku penanggung jawab yang ditunjuk oleh Bapak Presiden kemudian menyepakati dan memohon waktu lagi untuk lebih mempertajam kembali pembenahan pelaksanaan makan bergizi gratis," ujarnya.

Penyesuaian Mekanisme Berdasarkan Kondisi Daerah

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah juga mendiskusikan sejumlah opsi pelaksanaan program, termasuk penyesuaian mekanisme berdasarkan kondisi di setiap daerah.

Prasetyo mencontohkan, pelaksanaan MBG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan wilayah yang memiliki kondisi lebih ideal.

"Misalnya kalau itu daerah 3T tentu tidak bisa atau kurang tepat kalau pelaksanaan MBG melalui mekanisme sebagaimana di daerah non-3T atau yang kondisinya ideal," jelas Prasetyo.

>>> Hemat Biaya, Ini Waktu Termurah Liburan ke Jepang

Ia menambahkan, hal itu berkaitan dengan jumlah penerima manfaat dan titik sebaran yang di daerah 3T cukup jauh, menyebar, dan kecil-kecil sehingga diminta melakukan exercise lebih detail.