Warren Buffett, investor legendaris berusia 95 tahun, mengaku tidak berniat mewariskan seluruh kekayaannya kepada anak-anaknya.

Ia lebih memilih menyumbangkan nyaris seluruh hartanya melalui kegiatan filantropi.

>>> Keuangan Makin Bersinar, 5 Shio Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan 21 Juli 2026

Buffett mengamati perilaku pewarisan kekayaan dari orang tua ke anak selama bertahun-tahun.

"Setelah banyak mengamati keluarga super kaya, inilah rekomendasi saya: Berikan anak-anak harta yang cukup sehingga mereka merasa bisa melakukan apa saja, tetapi tidak terlalu banyak sehingga mereka tidak ingin melakukan apa-apa," ujar Buffett dalam catatan kepada pemegang saham.

Meski begitu, anak-anak Buffett yang kini berusia 60-an telah menerima sejumlah harta.

Setiap anak memiliki yayasan amal senilai US$2 miliar yang didanai oleh Buffett, menurut laporan The Washington Post pada 2014.

Buffett mengumumkan telah menyumbangkan saham Berkshire Hathaway senilai US$4,1 miliar ke lima yayasan amal.

>>> 6 Cara Memakai Parfum Lokal agar Wanginya Tahan Lama dan Berkesan

Langkah itu merupakan bagian dari upayanya memberikan 99% kekayaannya pada akhir hidupnya, sehingga total donasinya mencapai US$41 miliar.

Pada 2022, CEO Berkshire Hathaway ini memiliki kekayaan lebih dari US$100 miliar atau lebih dari Rp1.500 triliun, menurut Forbes.

Buffett dikenal sebagai sosok super kaya yang rajin berdonasi.

Pada 2021, ia mengumumkan akan menyumbangkan harta senilai US$4,1 miliar atau Rp59 triliun lebih dalam bentuk saham Berkshire Hathaway.

>>> 4 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Melimpah Hari ini 21 Juli 2026

Buffett menyebut filantropinya sebagai perbuatan termudah di dunia karena memberi tidak menyakitkan dan mungkin mengarah pada kehidupan yang lebih baik bagi Anda dan anak-anak Anda.