Roblox mengumumkan penghentian layanan panggilan video mereka, Roblox Connect, mulai 15 Juli 2026. Keputusan ini diambil karena fitur tersebut kurang diminati oleh pengguna, terutama kalangan muda.

Juru bicara Roblox, Angela Allison, menyatakan bahwa pengguna berusia 13 tahun ke atas lebih banyak menggunakan fitur Party Voice untuk melakukan panggilan dengan teman terpercaya.

>>> Prabowo: Tidak Ada Kekuasaan yang Abadi, Setiap Pemimpin Punya Masa

Pernyataan ini dikutip dari The Verge.

Setelah penghentian, layanan Roblox Connect akan ditarik dari semua sistem, termasuk API untuk para pengembang.

Fitur yang Kurang Diminati

Roblox Connect dirilis pada tahun 2023 dan memungkinkan pengguna melakukan obrolan video menggunakan avatar yang meniru gerakan nyata.

Pengguna juga bisa berlari bersama di taman virtual.

Namun, fitur ini tidak menarik minat pengguna.

>>> Isi Cekcok Otamendi vs Rodri Usai Final Piala Dunia 2026, Pelampiasan Disindir Laporte

Mereka lebih memilih panggilan suara grup atau Party Voice yang hanya bisa diakses oleh pengguna berusia 13 tahun ke atas.

Penutupan Roblox Connect diperkirakan tidak akan berdampak besar karena fitur tersebut memang sepi peminat.

Perombakan Kebijakan Platform

Roblox saat ini sedang melakukan perombakan platform, termasuk kebijakan kategori akun berdasarkan usia untuk memenuhi aturan di setiap negara.

Di Indonesia, Roblox berkomitmen mematuhi PP Tunas setelah bertemu dengan Kementerian Komdigi. Salah satu langkahnya adalah verifikasi usia untuk seluruh pengguna.

Roblox akan memperkenalkan kategori akun Roblox Kids dan Roblox Select untuk membatasi komunikasi dan menyesuaikan konten.

>>> Gugatan Ditolak, Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat

Saat ini ada 23 juta akun anak di bawah 16 tahun di Indonesia yang akan dikategorikan ulang.