Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran menteri hingga kepala badan/lembaga dalam Kabinet Merah Putih untuk Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/7) sore.

Dalam taklimat saat membuka rapat tersebut, Prabowo menegaskan kepada para jajaran kabinetnya bahwa tidak ada kekuasaan yang abadi.

>>> Isi Cekcok Otamendi vs Rodri Usai Final Piala Dunia 2026, Pelampiasan Disindir Laporte

"Tiap masa ada pemerintahnya, tiap pemerintah ada masanya, tiap masa ada pemimpinnya, tiap pemimpin punya masanya," kata Prabowo dalam sidang yang disiarkan langsung di televisi.

Prabowo mengakui masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan di Indonesia. Salah satunya ia menyinggung soal gaji guru yang masih cukup kecil.

Kemudian, masih kurang tersedianya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia hingga masih adanya masyarakat yang hidup dalam taraf kemiskinan ekstrem.

>>> Gugatan Ditolak, Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat

Atas dasar itu, Prabowo menegaskan tekad di bawah kepemimpinannya untuk menyelesaikan seluruh permasalahan tersebut. "Kita diberi mandat oleh rakyat untuk hadapi dan selesaikan masalah," ujarnya.

Sidang Kabinet Paripurna pada sore hari ini merupakan sidang kabinet perdana setelah kurang lebih empat bulan.

>>> Pemerintah Targetkan Mandatori Bioetanol E20 Mulai Januari 2028

Prabowo tercatat terakhir kali menggelar Sidang Kabinet Paripurna pada 13 Maret 2026 lalu.