Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Perluasan ini dilakukan pada operasi penyelamatan yang memasuki hari kelima.

>>> Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1,5 Km

"Pada hari kelima operasi SAR, kami memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, Minggu (19/7).

Pencarian dilakukan berdasarkan Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) dengan membagi wilayah operasi menjadi empat sektor, masing-masing seluas 337,5 nm².

Unsur SAR yang melaksanakan penyisiran di setiap sektor terdiri dari KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, dan KRI Hiu 634.

"Selain KN SAR Puntadewa dan KN SAR Pacitan, operasi juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dari Makassar yang sebelumnya telah melaksanakan pencarian pada hari kedua, serta KRI Hiu 634 dari Palu.

>>> Drama Keluarga Hotman Paris Memuncak: Frank Alexander Buka Suara, Akui Sudah Setahun Tidak Tegur Sapa dengan Sang Ayah

Penambahan unsur ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyisiran di area operasi," ujarnya.

Sementara itu, KN SAR Kamajaya sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Benteng Selayar dengan membawa lima penumpang KM Nurul Salsa yang ditemukan selamat setelah mengapung empat hari di laut.

"Saat ini KN SAR Kamajaya sedang dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Benteng Selayar untuk menyerahkan lima korban selamat kepada pihak Rumah Sakit, setelah itu akan kembali bergabung dalam misi pencarian KM Nurul Salsa," ujarnya.

Hingga saat ini, dari 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 57 orang selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara 20 orang lainnya masih dalam pencarian.

>>> Tuas Persneling Mobil Manual Seret? Jangan Dipaksa, Ini Penyebab dan Solusinya

"Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan evaluasi harian berdasarkan perkembangan di lapangan dan hasil penyisiran pada setiap sektor pencarian," ujar Andi Sultan.