Menurut Smotrich, jumlah permukiman baru yang disetujui selama pemerintahan saat ini telah mencapai 104.

Di sisi lain, survei Channel 12 menunjukkan mayoritas publik Israel juga tidak mendukung paket legislasi tersebut.

Sebanyak 66 persen responden menolak aturan yang menjadikan studi Taurat sebagai nilai dasar negara, sementara 61 persen menginginkan pemerintahan berikutnya tidak lagi melibatkan partai-partai Yahudi ultra-Ortodoks dalam koalisi.

Meski demikian, Netanyahu diyakini bertaruh bahwa dampak politik dari kebijakan tersebut hanya bersifat sementara.

Seorang sumber dari Partai Likud mengatakan ingatan publik cenderung pendek, sehingga menjaga soliditas koalisi dinilai lebih penting dibanding ketidakpopuleran satu undang-undang tertentu.

>>> Brittany Cartwright Buka Suara soal Hubungan Jax Taylor dengan Mantan Publisis

Sumber itu juga menilai Netanyahu tidak terlalu mengkhawatirkan kemungkinan campur tangan pengadilan, karena pertarungan hukum justru dapat memperkuat narasi anti-peradilan yang selama ini menjadi salah satu tema utama kampanyenya.