>>> 101 Tahun Lalu, Mein Kampf Terbit dan Laku 12 Juta Eksemplar

Namun, platform ini berhasil menandai protein seperti TIMP3, SOD1, dan SQSTM1 yang biasanya terlewatkan oleh uji standar.

Tim kini sedang membangun model prediktif yang menghubungkan perubahan biomarker dengan temuan otopsi otak dan penilaian kognitif jangka panjang.

Karikari berharap pekerjaan ini memungkinkan dokter menstadium Alzheimer dari pengambilan darah sederhana. Dokter kemudian dapat melacak perkembangan penyakit dan memperkirakan lintasan masa depannya.

Mendiagnosis Ulang Alzheimer

Diagnosis Alzheimer saat ini bergantung pada pemindaian otak yang mahal dan memakan waktu atau pungsi lumbal untuk mengambil cairan serebrospinal.

Prosedur ini sering dianggap tidak menyenangkan oleh pasien.

Tes darah yang menangkap informasi serupa dapat menyederhanakan proses diagnosis secara signifikan dan membuat pemantauan rutin jauh lebih praktis.

Meskipun panel NULISAseq belum menggantikan metode yang sudah ada, peneliti melihatnya sebagai alat penting untuk mengidentifikasi individu berisiko sebelum gejala kognitif muncul.

Waktu sangat penting karena konsensus ilmiah menunjukkan bahwa pengobatan paling efektif jika dimulai sebelum kerusakan otak signifikan terjadi.

Fokus pada intervensi dini ini semakin mendesak dengan hadirnya obat Alzheimer baru di pasaran.

Beberapa obat yang baru disetujui menargetkan plak amiloid secara langsung, tetapi memberikan hasil terbaik pada pasien yang didiagnosis sejak dini.

Tes darah yang terjangkau dan dapat diskalakan dapat membantu dokter mengidentifikasi kandidat lebih awal, jauh sebelum menjadwalkan pemindaian otak yang mahal.

Tes ini juga dapat memperlancar uji klinis besar dengan memungkinkan peneliti menyaring ribuan relawan secara efisien.

>>> Sering Tiba-Tiba Ngidam Makanan Manis? Ternyata Ini Penyebabnya

Dengan perkiraan Alzheimer's Association bahwa sekitar tujuh juta orang Amerika saat ini hidup dengan penyakit ini, angka yang diperkirakan akan meningkat pada tahun 2050, alat skrining yang lebih cepat dapat membantu jutaan orang mengetahui kondisi mereka bertahun-tahun sebelum diagnosis standar dibuat.