Google berencana membuka sistem operasi Android untuk lima asisten kecerdasan buatan (AI) dari pesaing pada tahun 2026.

Langkah ini diambil untuk mematuhi aturan ketat yang diterapkan oleh Uni Eropa.

>>> Final Fantasy XIV Mobile Versi China Tutup Layanan 30 September

Kebijakan ini memungkinkan pengguna Android di Eropa memilih asisten AI alternatif selain Google Assistant. Beberapa nama yang disebut antara lain ChatGPT, Alexa, dan asisten dari pengembang lain.

Regulasi Digital Markets Act (DMA) menjadi pendorong utama perubahan ini. DMA mewajibkan perusahaan dominan seperti Google memberikan ruang yang setara bagi kompetitor.

Dengan membuka akses sistem, Google berharap dapat menghindari denda besar dan sanksi dari Komisi Eropa. Sebelumnya, Google telah dikenai denda miliaran dolar karena praktik antimonopoli.

Perubahan ini akan memengaruhi cara kerja asisten AI di perangkat Android. Pengguna nantinya bisa mengatur asisten default sesuai preferensi, bukan hanya Google Assistant.

Google juga akan menyediakan API khusus agar pengembang AI pihak ketiga dapat mengintegrasikan layanan mereka secara mendalam. Ini termasuk akses ke fungsi panggilan, pesan, dan kontrol perangkat.

>>> Rekomendasi Tempat Mancing Keluarga di Bogor yang Ramah Anak dan Nyaman

Langkah serupa sebelumnya diterapkan pada mesin pencari dan browser di Android. Kini giliran asisten AI yang mendapat perlakuan sama di bawah tekanan regulator Eropa.

Dampak bagi pengguna di luar Eropa masih belum jelas. Namun, Google kemungkinan akan menerapkan kebijakan serupa secara global untuk menjaga konsistensi platform.

Keputusan ini disambut positif oleh pengembang AI independen. Mereka menilai langkah Google sebagai peluang untuk menjangkau lebih banyak pengguna Android.

Google sendiri belum merilis daftar resmi lima AI pesaing yang akan diakomodasi. Spekulasi menyebutkan nama-nama seperti Amazon Alexa, Microsoft Cortana, dan Samsung Bixby.

>>> Agung Podomoro Buka 250+ Lowongan Kerja di Podomoro Talent Expo 2026

Implementasi teknis dijadwalkan mulai bergulir pada paruh pertama 2026. Google akan memberikan panduan bagi pengembang agar proses transisi berjalan lancar.