Polemik seputar gelar doktor Roy Suryo kembali mencuat. Kali ini, kemunculan disertasi milik mantan Menpora tersebut di laman repository Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi sorotan.

Ahli Forensik Digital, Josua Sinambela, mengungkapkan bahwa dokumen disertasi tercatat baru diunggah pada 13 Juli 2026 pukul 03.32 WIB.

>>> Millie Bobby Brown Buka Suara soal Proses Adopsi Anak Perempuannya

Ia menduga unggahan itu dilakukan secara mendadak.

"Baru dibuat pdfnya, tentu saja baru diupload pengelola repository disertasinya," tulis Josua di akun Facebook pribadinya.

Josua juga menyinggung kemungkinan adanya kepanikan di lingkungan UNJ. Menurutnya, ada oknum yang berusaha mengondisikan agar mahasiswa favoritnya tidak dinyatakan gugur status.

"Sepertinya ada oknum di UNJ yang panik.

Jadi ikut mengkondisikan agar mahasiswa favouritnya yang harusnya DO atau gugur status mahasiswanya sejak jadi terpidana berdasarkan peraturan rektor," ungkap dia.

Dalam metadata yang diunggah Josua, disertasi berjudul "Pengaruh Pemberdayaan dan Kecerdasan Emosional Terhadap Inovasi Serta Implikasinya pada Organizational Citizenship Behavior Pegawai BPJS Kesehatan" tercatat pada program Pascasarjana S3 Ilmu Manajemen dengan Depositing User: KRMT Roy Suryo Notodiprojo.

>>> Ike Barinholtz Sindir Trump Terkait Wabah Diare di AS

Josua pun mempertanyakan kesesuaian topik disertasi dengan latar belakang Roy Suryo sebagai pakar telematika. "Btw dari judulnya aja, entah dibagian mana telematikanya coba?"

tutupnya.

Sebelumnya, Roy Suryo membantah tudingan gelar doktornya tidak sah.

Ia menunjukkan ijazah asli dari UNJ dan menjelaskan bahwa dirinya mulai studi doktoral pada 2016, sempat tertunda, lalu melanjutkan pada 2020 hingga lulus pada 2024.

"Saya mengikuti wisuda itu pada awal Maret tahun 2024 di Sentul International Convention Center, semua ada foto-fotonya.

Dan pada saatnya akan saya jelaskan, tentu tidak sekarang," ujar Roy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

>>> Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Ia menegaskan ijazahnya sah, memiliki embos dan watermark, serta bukan hasil cetak sembarangan. "Fotonya foto saya sendiri," tegasnya.