Istilah aeni mungkin masih asing di telinga sebagian pencinta animasi. Namun, seiring popularitas Webtoon dan industri hiburan Korea Selatan, aeni mulai banyak dikenal.

Secara sederhana, aeni adalah sebutan untuk animasi yang diproduksi di Korea Selatan.

>>> Giorgio Antonio Ambil Jalur Hukum Lawan Penyebar Hoaks Terkait Sarwendah: Proses Hukum Harus Berjalan!

Istilah ini berasal dari serapan kata bahasa Inggris 'animation' yang ditulis dalam Hangeul menjadi 'aenimeisyeon', lalu disingkat menjadi aeni.

Di Korea Selatan, istilah ini digunakan untuk berbagai jenis animasi, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Penggunaan kata aeni menjadi identitas yang membedakan industri animasi Korea dari Jepang.

Perbedaan Aeni dan Anime

Meski sama-sama animasi Asia, aeni dan anime memiliki sejumlah perbedaan mendasar. Perbedaan paling jelas terletak pada negara asal: anime dari Jepang, aeni dari Korea Selatan.

Sumber adaptasi juga berbeda.

Sebagian besar anime diadaptasi dari manga atau novel ringan Jepang, sedangkan aeni banyak mengambil cerita dari Webtoon, komik digital Korea yang dibaca vertikal di ponsel.

Gaya visual aeni cenderung lebih realistis dengan proporsi wajah mendekati ilustrasi Webtoon, sementara anime identik dengan desain karakter bermata besar dan ekspresi beragam.

Dari segi penceritaan, aeni sering dipengaruhi drama Korea dengan porsi besar pada hubungan karakter dan konflik emosional. Anime memiliki variasi genre lebih luas dengan ritme cerita yang berbeda.

>>> Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Bahaya 'Flexing' Dosa dan Anjuran Menjaga Aib Sesuai Ajaran Islam

Popularitas internasional anime sudah mendunia selama puluhan tahun. Aeni masih berkembang, tetapi berkat Webtoon dan platform streaming, semakin banyak judul aeni yang mendapat perhatian global.