>>> Ford Luncurkan Everest Platinum dan Ranger V6, Tenaga 250 PS

Transformasi Digital Melalui Smart Port

Keberhasilan Green Port harus berjalan beriringan dengan transformasi digital agar pelayanan semakin cepat, transparan, dan andal.

Pupuk Kaltim mengembangkan konsep Smart Port melalui digitalisasi proses bisnis dan pemanfaatan teknologi informasi secara menyeluruh.

Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah iPortlog, aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan operasional pelabuhan.

Melalui aplikasi ini, seluruh proses pelayanan kapal dapat dipantau secara real time, mulai dari bongkar muat hingga indikator kinerja operasional dan pengapalan.

Dashboard monitoring yang terintegrasi memungkinkan manajemen memperoleh data operasional secara cepat dan akurat, sehingga pengambilan keputusan lebih efektif.

"Melalui integrasi sistem seperti iPortlog, kami mampu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal dan mempercepat proses bisnis," jelas Rafli.

Seluruh transformasi tetap menempatkan aspek keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama.

Pupuk Kaltim secara konsisten menerapkan standar keselamatan internasional, pengelolaan risiko sistematis, latihan tanggap darurat berkala, dan peningkatan kompetensi SDM.

Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus mempercepat transformasi Green and Smart Port guna mendukung efisiensi operasional, dekarbonisasi, dan digitalisasi.

>>> Gaya Giorgio Antonio Berbatik saat Klarifikasi Hubungan dengan Sarwendah

Rafli memastikan Terminal Khusus Pupuk Kaltim tidak hanya menjadi pelabuhan kelas dunia, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing logistik nasional dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan.