Iran kembali melancarkan serangan rudal ke pangkalan udara Amerika Serikat di Azraq, Yordania, pada Kamis (16/7) dini hari WIB.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

>>> Prabowo Akui Berutang ke Masyarakat Maluku, Ini Penyebabnya

Dalam pernyataan yang ditujukan kepada rakyat Yordania, IRGC menyebut telah menargetkan landasan penyimpanan jet tempur AS dan pusat komando kendali Amerika di pangkalan Al-Azraq.

Serangan menggunakan rudal balistik Kheibar-Shekan itu disebut sebagai pembalasan atas serangan AS yang memaksa evakuasi 121 anak penderita kanker di Ahvaz dan serangan pada Maret yang menewaskan 168 anak di sekolah Minab.

IRGC mendesak warga Yordania untuk tidak membiarkan wilayah mereka digunakan dalam kejahatan terhadap anak-anak.

>>> Inggris Digilas Argentina, Tuchel Diisukan Akan Diganti Guardiola

Pernyataan IRGC muncul setelah militer Yordania mengaku telah mencegat delapan rudal Iran pada pagi hari yang sama.

Ini merupakan serangan kedua dalam sepekan yang dilancarkan Iran ke pangkalan udara AS di Azraq.

Sebelumnya, pada Selasa (14/7), IRGC mengklaim berhasil menggempur pangkalan jet tempur F-18 AS di Azraq dan menargetkan Armada Kelima AS di Bahrain.

>>> Kuota Cardio Dance Habis, Masih Ada Hyrox dan Pilates di Wellnest Fest

Dalam pernyataan yang disiarkan IRIB, Iran menyebut drone peledak berhasil mengenai area jet tempur F-18 dan hanggar peralatan besar di pangkalan Azraq.