Seorang pria ditangkap setelah menikam seorang pekerja Muslim di sebuah kios di Valley Fair Mall, West Valley City, Utah, Amerika Serikat.

Pelaku diidentifikasi sebagai Peter Michael Larsen, 48 tahun. Ia dilaporkan menyerang korban karena motif agama.

>>> Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos Final Esports Nations Cup 2026

Menurut catatan pengadilan, Larsen menyatakan bahwa ia "berniat membunuh Muslim". Insiden terjadi pada Senin lalu.

Korban mengalami 15 luka tusuk dan harus menjalani beberapa operasi. Ia dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Larsen berhasil dilumpuhkan oleh pengunjung mal sebelum polisi tiba di lokasi. Pihak berwenang menilai Larsen "berbahaya bagi publik jika dibebaskan".

>>> StepX Neo, HP Agentic AI Pertama di Dunia dari China, Bisa Kerja Mandiri

Imam Shuaib Din dari Utah Islamic Center mengungkapkan bahwa pelaku mendekati korban dengan berpura-pura meminta minum. Saat korban berbalik mengambil air, Larsen langsung menyerang.

Sebuah halaman GoFundMe dibuat untuk membantu biaya medis korban. Kelompok hak-hak Muslim, termasuk Council on American-Islamic Relations, mengecam serangan ini.

Mereka menyoroti meningkatnya Islamofobia di AS, yang diperparah oleh kebijakan anti-imigrasi dan ideologi ekstremis. Insiden ini merupakan bagian dari pola kekerasan terhadap Muslim di AS.

>>> Kekhawatiran Soal AI Screen Reasoning Android 17: Vaporware atau Nyata?

Sebelumnya, terjadi penikaman terhadap seorang anak Muslim berusia enam tahun di Illinois dan penembakan di sebuah masjid di San Diego yang menewaskan lima orang.