Inggris akan menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026.

Laga ini akan digelar di Stadion Atlanta pada Rabu (15/7) atau Kamis (16/7) dini hari WIB.

>>> Wagub Jateng Apresiasi Sinergi SGN Manfaatkan 57 Hektare Lahan Tidur

Pertemuan kedua tim sudah terjadi 14 kali, dengan Inggris unggul enam kemenangan, Argentina tiga kali, dan lima laga imbang.

Namun, kemenangan Argentina atas Inggris di Piala Dunia 1986 lewat gol 'Tangan Tuhan' Diego Maradona menjadi salah satu momen paling ikonik.

Sejak itu, Argentina hanya menang sekali lagi atas Inggris, yaitu lewat adu penalti di Piala Dunia 1998.

Setelahnya, Inggris selalu dominan, termasuk di Piala Dunia 2002 dan laga persahabatan 2005.

Messi Jadi Pembeda

Lionel Messi menjadi sorotan utama. Ini akan menjadi laga pertamanya melawan Inggris di Piala Dunia, karena ia absen saat pertemuan 2005.

Messi telah mencetak delapan gol di Piala Dunia 2026, jumlah terbanyak dalam satu edisi sepanjang kariernya.

Ia juga mencatatkan dua assist dan 42 umpan sukses di sepertiga akhir lapangan.

>>> Rentetan Gempa di Pasifik, Tanda Cincin Api Aktif? Ini Kata Pakar

Argentina sebagai juara bertahan menjadi semifinalis paling produktif dengan 16 gol dari delapan pemain berbeda.

Sementara Inggris hanya memiliki tiga pencetak gol: Jude Bellingham (6), Harry Kane (6), dan Marcus Rashford (1).

Kekuatan dan Kelemahan Inggris

Inggris harus mewaspadai Messi yang tak hanya sebagai eksekutor, tetapi juga pengatur serangan. Pelatih Thomas Tuchel perlu mencari alternatif karena tiga mesin gol utama akan dijaga ketat.

Declan Rice sudah pulih dari muntaber dan bisa menjadi andalan di lini tengah. Sementara Anthony Gordon dan Bukayo Saka diharapkan lebih klinis dalam memanfaatkan peluang.

Pertahanan Inggris dalam kondisi waspada. Jarell Quansah masih terkena sanksi kartu merah, dan Reece James belum pulih sepenuhnya.

Posisi bek kanan kemungkinan diisi Djed Spence atau Ezri Konsa.

>>> Statistik Menawan Rodri saat Spanyol Hajar Prancis di Piala Dunia 2026

Argentina datang tanpa masalah berarti. Julian Alvarez juga menjadi ancaman jika pertahanan Inggris lengah.