Hasil Prancis vs Spanyol 2-0: Mbappe Mati Kutu, La Roja Hancurkan Mimpi Les Bleus dan Melaju Mulus ke Final Piala Dunia 2026
Ukuran Teks
Drama dan Kebuntuan: Mbappe Gagal Bersinar di Panggung Besar
Tertinggal dua gol, Prancis yang didukung oleh jutaan penggemar di seluruh dunia berusaha meningkatkan tekanan. Mereka mendorong lebih banyak pemain ke depan, namun upaya tersebut justru meninggalkan celah di belakang yang nyaris tak bisa dieksploitasi karena ketiadaan kreativitas di lini akhir.
Kylian Mbappe, yang diunggulkan akan menjadi penentu laga, tampil "mati kutu". Ia terus-menerus dikawal ketat oleh pertahanan Spanyol yang kompak, membuatnya kesulitan mendapatkan ruang untuk berlari atau melepaskan tembakan berbahaya. Begitu pula dengan Ousmane Dembele dan Desire Doue, yang gagal menemukan celah di antara rapatnya formasi pertahanan La Roja.
Bahkan, ketika Spanyol sempat mencetak gol ketiga melalui aksi individu Lamine Yamal, gol tersebut dianulir karena posisi offside tipis setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR). Meski dibatalkan, momen tersebut semakin menunjukkan betapa dominannya Spanyol dalam membaca aliran permainan.
Lamine Yamal dan Rodri: Otak di Balik Kegemilangan Spanyol
Di balik kemenangan 2-0 ini, ada dua nama yang layak mendapat pujian tertinggi: Lamine Yamal dan Rodri.
Meski tidak masuk dalam daftar pencetak gol, Lamine Yamal kembali memamerkan kelasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik dunia. Pergerakannya yang dinamis di sisi kanan lapangan menjadi sumber ancaman utama sepanjang 90 menit. Dialah yang memancing pelanggaran berujung penalti di babak pertama, sekaligus terus merepotkan lini belakang Prancis dengan dribel dan umpan-umpan terobosannya.
Di jantung lini tengah, duet maut Rodri dan Pedri tampil layaknya orkestra yang mengatur irama pertandingan. Mereka sukses mematikan ruang gerak pemain tengah Prancis, memotong jalur distribusi bola, dan memastikan Spanyol selalu memiliki opsi build-up yang aman namun efektif.
Sementara itu, Pedro Porro tidak hanya puas dengan satu gol. Bek sayap kanan Tottenham Hotspur ini juga tampil sangat solid secara defensif, membatasi ruang gerak Lucas Digne sepanjang laga. Kontribusi satu gol dan penampilan tanpa celanya membuatnya pantas dinobatkan sebagai Player of the Match oleh penyelenggara turnamen.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Produser Tales of Minta Maaf atas Penantian Panjang Entry Baru
Rabu / 15-07-2026, 18:56 WIB
Panduan Menyelesaikan Quest Sugarcane and Its Yields di Black Flag Resynced
Rabu / 15-07-2026, 18:55 WIB
Harga Minyakita di Atas HET, Kemendag Sebut Penyaluran Capai 51 Persen
Rabu / 15-07-2026, 18:55 WIB
Spotify Tanam Fitur AI Baru, Bisa Diajak Ngobrol untuk Kurasi Musik
Rabu / 15-07-2026, 18:55 WIB
Junket Bank TV Anime Umumkan Dua Anggota Pemeran Baru
Rabu / 15-07-2026, 18:50 WIB
Departemen Kehakiman AS Panggil Paksa Sembilan Firma Hukum Terkait Kesepakatan Era Trump
Rabu / 15-07-2026, 18:50 WIB
Czar Perbatasan Trump Hentikan Sementara Operasi ICE di Jalan Raya
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Pertempuran Sengit AS vs Iran Pecah di Selat Hormuz
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Kardinal Orlando Beltran Raih Harmony in Diversity Award 2026
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Sumut Manfaatkan Tambahan TKD Rp6,35 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Mobil Listrik BYD Tabrak Kaca Gedung di Jakarta Selatan
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Kurniawan Dwi Yulianto Ditunjuk sebagai Pelatih Indonesia All Stars vs Aston Villa
Rabu / 15-07-2026, 18:45 WIB
Kebakaran Landa Tahura R Soerjo Mojokerto, Tim Gabungan Terkendala Medan
Rabu / 15-07-2026, 18:45 WIB
Cara Mudah Cairkan Saldo Dana Rp385 dari 5 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026
Rabu / 15-07-2026, 18:43 WIB







