Presiden Amerika Serikat Donald Trump menepis spekulasi adanya unsur kriminal dalam kematian Senator Lindsey Graham dari Carolina Selatan.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Selasa, 14 Juli 2026.

>>> LaLiga Umumkan Jadwal Agustus Real Madrid: Lima Laga Siap Dimainkan

Trump menegaskan bahwa ia tidak melihat adanya "kejahatan" dalam kematian Graham yang berusia 71 tahun.

Ia juga menyebut penyelidikan yang dilakukan Biro Investigasi Federal (FBI) hanya membuang waktu.

Sebelumnya, otoritas federal mulai menyelidiki kematian Graham setelah muncul spekulasi di media sosial.

Namun, berdasarkan temuan awal dari kepala pemeriksa medis, Graham meninggal akibat diseksi aorta yang dipicu penyakit kardiovaskular.

Laporan lengkap hasil otopsi dijadwalkan dirilis kemudian.

>>> McDonald's Perbarui McCrispy Strips dan Luncurkan Saus Caesar Baru

Transisi Politik di Carolina Selatan

Sementara itu, transisi politik di Carolina Selatan berlangsung cepat setelah tragedi tersebut.

Gubernur Henry McMaster menunjuk Darline Graham, saudara perempuan almarhum, untuk mengisi kursi Senat yang kosong.

Darline Graham telah dilantik pada Selasa lalu.

Partai Republik Carolina Selatan telah menjadwalkan kontes khusus pada 11 Agustus 2026 untuk memilih calon tetap.

>>> Hakim Federal Batalkan Penyelesaian Trump dengan IRS karena Konflik Kepentingan

Kandidat terpilih nantinya akan menghadapi calon dari Partai Demokrat, Annie Andrews, pada pemilu paruh waktu November mendatang.