Menkomdigi: 3,1 Juta Situs Judi Online Ditakedown Sejak Oktober 2024
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan pemerintah telah menutup sekitar 3,1 juta situs dan konten terkait judi online sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026.
Pernyataan itu disampaikan Meutya dalam OJK Banking Forum 2026 di Jakarta, Selasa (14/7).
>>> MbS Minta Restu AS untuk Serang Houthi, Trump Beri Lampu Hijau
Menurut Meutya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pemberantasan judi online melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan industri jasa keuangan.
Penindakan ini juga didukung laporan masyarakat. Sepanjang periode tersebut, Komdigi menerima lebih dari 156 ribu laporan melalui laman cekrekening.
id terkait rekening yang diduga digunakan untuk judi online atau penipuan.
Selain itu, masyarakat melaporkan sekitar 85.500 nomor telepon seluler yang diduga digunakan untuk aktivitas scam.
>>> MbS Minta Restu AS untuk Serang Houthi, Trump Beri Lampu Hijau
Pemutusan Aliran Dana
Meutya menegaskan pemberantasan judi online tidak cukup hanya dengan memutus akses situs, tetapi juga harus memutus aliran dana yang menopang aktivitas tersebut.
"Pemutusan akses situs harus juga dibarengi dengan mengamputasi leher dari ekosistem judi online, yaitu rekening-rekening penampung," ujarnya.
Oleh karena itu, Komdigi terus memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan industri perbankan untuk mempercepat pemblokiran rekening yang terindikasi sebagai penampung dana judi online.
Meutya berharap sinergi ini dapat memperkuat upaya pemberantasan judi daring secara menyeluruh, mulai dari pemutusan akses situs, penghentian aliran dana, hingga penindakan terhadap pelaku.
>>> China Desak AS dan Iran Segera Buka Selat Hormuz
"Kita meyakini kalau nanti pemutusan akses ini didukung juga dengan pemutusan terhadap rekening-rekening yang memang bermasalah, syukur-syukur lebih ke deteksi dini, maka pemberantasannya akan jauh lebih efektif," ujar Meutya.
Update Terbaru
Spyro: A Realm Beyond Dev Sambut Baik Kebangkitan Platformer 3D
Rabu / 15-07-2026, 00:09 WIB
Dorit Kemsley Rayakan Ultah ke-50 di Paris Saat Rumah Terancam Lelang
Rabu / 15-07-2026, 00:09 WIB
Analis: PS6 Bisa Unggul 10 Juta Unit dari Xbox Project Helix Sebelum 2030
Rabu / 15-07-2026, 00:08 WIB
Laporan Otopsi Ungkap Detik-Detik Akhir James Handy Sebelum Tewas
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Mantan Kontestan 'The Voice' RaeLynn Ajukan Gugatan Cerai
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Kapten Sully Ungkap Diagnosis Alzheimer, Tetap Jalani Hidup
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Travis Scott Digugat Kru Kapal atas Insiden Yacht di Miami 2024
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Rata-rata Mobil Listrik di China Lebih Muda dari Ponsel Anda
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
15 WNA China dan Vietnam Ditangkap Usai Buka Lowongan Kerja Curi Data
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Pemerintah Janji Tambah Anggaran Pelatnas Panjat Tebing
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
Keamanan Berlipat, Duel Inggris vs Argentina Dianggap Berisiko Tinggi
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
19 Serial Anime Terpanjang yang Butuh Waktu Lama untuk Ditonton
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
Polisi di Bone Dikeroyok Saat Lerai Keributan, 6 Pelaku Ditangkap
Rabu / 15-07-2026, 00:01 WIB
STY di Latihan Perdana Persija: Gembleng Fisik dan Budaya Disiplin
Rabu / 15-07-2026, 00:01 WIB







