Distorsi Lirik vs. Pesan Asli: Sebuah Pengkhianatan terhadap Makna Lagu

Dalam aduannya, AMI secara spesifik menyoroti perubahan drastis pada bagian reff lagu. Pada versi yang diviralkan oleh Icha Chellow di berbagai platform media sosial, sejumlah kalimat diubah menjadi sangat vulgar, seperti penggalan lirik: "Aku ditidurin ya gapapa.. Aku dihamilin ya gapapa.. Aku dik@l#nin.."
 
Perubahan lirik yang tendensius inilah yang menjadi dasar utama laporan masyarakat kepada pihak kepolisian. Padahal, jika menelusuri akar permasalahannya, lagu asli yang dibawakan oleh Anisa Bahar justru membawa pesan yang sangat bertolak belakang.
 
Lagu "Gapapa" merupakan karya terbaru Anisa Bahar yang dirilis pada 1 Mei 2026. Ditulis oleh kakak kandungnya, Eko Bahar, lagu ini sejatinya adalah himne ketegaran. Lirik aslinya sama sekali tidak mengandung kalimat vulgar. Sebaliknya, lagu ini menceritakan tentang sosok yang tetap tegar dan berdamai dengan diri sendiri meski dijauhi, dimusuhi, hingga menjadi korban perundungan (bullying).
 
 

Menyelami Lirik Asli 'Gapapa': Ode untuk Mereka yang Pernah Terluka

Alih-alih merendahkan diri, lirik asli "Gapapa" justru memberdayakan pendengarnya. Lagu ini menjadi representasi dari mereka yang pernah dimanfaatkan saat orang lain berada dalam kesusahan, namun akhirnya memilih untuk berdiri tegak dan menolak kembali disakiti.
 
Berikut adalah lirik lengkap lagu "Gapapa" versi asli karya Anisa Bahar yang sarat akan makna kehidupan:
 
(Intro) (Jangan datang lagi) (Jangan datang lagi di kehidupanku)
 
Kurang apa diriku Kurang baikkah padamu Kau susah sengsara kau datang kepadaku Tapi apa balasanmu kepada diriku Setelah berada kau campakkan diriku Kau bagaikan kacang yang lupakan kulitnya
 
Aku dijauhin ya gapapa Aku dimusuhin ya gapapa Aku diomongin Aku dijahatin Aku dibully pun ya gapapa
 
Aku dijauhin ya gapapa Aku dimusuhin ya gapapa Aku diomongin Aku dijahatin Aku dibully pun ya gapapa
 
Asal jangan kau datang Saat ada maunya Karena ku sudah lupa Kamu itu siapa
 
(Chorus diulang untuk penekanan emosional) Aku dijauhin ya gapapa Aku dimusuhin ya gapapa Aku diomongin Aku dijahatin Aku dibully pun ya gapapa...
 
(Outro) (Jangan datang lagi) (Jangan datang lagi di kehidupanku)