Dia tahu aku akan mengejarnya."

Persiapan dan Pandangan Analis

Trey Ebel menyatakan bahwa ia menghabiskan musim dingin berlatih lima hari seminggu dengan infielder Brewers, Brice Turang, untuk mengasah keterampilan baseballnya.

"Belajar dari orang seperti itu, yang mengubah dirinya menjadi superstar," kata Trey Ebel. "Dia akan mengajakku makan siang, dan kami berbicara hanya tentang baseball selama 3-4 jam.

Dia datang ke latihan kami di Corona dan memukul bersamaku. Kami berbicara sampai gelap."

Trey Ebel menegaskan dedikasinya untuk segera bergabung dengan organisasi profesional. "Aku sepenuhnya seorang Brewer," katanya.

>>> Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu ke Rp2,615 Juta per Gram

Dino Ebel menggambarkan momen tersebut sebagai tonggak emosional yang luar biasa bagi seluruh keluarga.

"Ini lebih emosional tahun ini daripada tahun lalu, saya pikir karena Anda tahu Anda mendapatkan kedua putra [di draft dan di organisasi yang sama]," katanya.

Keith Law dari The Athletic mengevaluasi pilihan draft tersebut, mengkategorikan adik Ebel sebagai pilihan yang tidak terduga di putaran pertama.

"Ebel tidak memiliki alat yang menonjol tetapi mendapat nilai tinggi untuk instingnya di kedua sisi bola, dan saya suka alat pukulnya sedikit lebih dari yang saya suka pada kakaknya Brady," kata Law.

Mike Avisa menganalisis profil atletik pilihan draft baru tersebut, menarik perbandingan dengan akuisisi franchise pada umumnya. "Milwaukee mendraft kedua Ebel.

Ebel (Trey, bukan Brady atau Dino) sangat khas Brewers sebagai pemukul bola dengan potensi kekuatan biasa, kemampuan bertahan yang baik, dan kecerdasan baseball.

Mungkin dia akan berakhir di base kedua dalam jangka panjang," katanya.

Dan Mullen menyoroti kecenderungan historis Milwaukee untuk memaksimalkan output prospek yang undervalued oleh peringkat publik standar.