Baltimore Orioles kehilangan pemain infield serbaguna Blaze Alexander setelah ia mengalami patah tulang non-displaced di tangan kirinya.

Cedera terjadi saat Alexander terkena lemparan 95,5 mph dari pelempar Royals Lucas Erceg pada inning ketujuh pertandingan kemenangan 8-2 atas Kansas City Royals di Camden Yards, 12 Juli 2026.

>>> Tiga Saham ASX di Bawah Nilai Wajar: Xero, Lynas, WiseTech

Insiden itu memicu kedua bangku cadangan dan bullpen kosong sebelum ketertiban kembali pulih, menurut laporan MASNsports dan MLB Trade Rumors.

Alexander, yang ditahan oleh manajer Baltimore Craig Albernaz, akan menjalani tes tambahan selama jeda All-Star untuk menentukan waktu pemulihan, yang biasanya membutuhkan setidaknya satu bulan dalam daftar cedera.

Dampak Cedera bagi Orioles

Cedera ini menghentikan rentetan impresif Alexander, yang mencatatkan rata-rata . 312/.

368/. 439 dengan empat home run dalam 246 penampilan plate musim ini.

Ia bermain di enam posisi defensif berbeda untuk Orioles musim ini.

Manajer Orioles Craig Albernaz mengakui kehilangan Alexander merupakan pukulan berat bagi tim.

"Dia Blaze, jadi ini menyakitkan, tapi dia punya sikap yang baik tentang hal itu," kata Albernaz.

"Kami sudah melakukan pencitraan dan dia akan menemui dokter selama jeda All-Star, jadi informasi lebih lanjut akan ada."

Albernaz menambahkan bahwa tim harus menunjukkan ketahanan tanpa Alexander.

Cedera ini membuat total pemain Orioles dalam daftar cedera menjadi sembilan orang, saat tim memasuki jeda All-Star dengan rekor 46-51, tertinggal dua game dari posisi wild card Liga Amerika.

Reaksi Rekan Setim dan Lawan

Pemain base pertama Orioles Pete Alonso menyoroti kontribusi Alexander di kedua sisi lapangan.