MacFarlane menilai strategi Nike memperbarui lini sepatu sepak bola Mercurial, Tiempo, dan Phantom dalam kurun satu tahun belum tentu berdampak signifikan terhadap bisnis secara keseluruhan.

Menurutnya, sebagian besar konsumen Nike membeli produk bergaya kasual atau lifestyle.

Sebaliknya, Adidas dinilai berhasil menjaga momentum tren alas kaki dalam beberapa tahun terakhir. Produk sneakers seperti Samba, Gazelle, dan Spezial sempat menjadi motor utama penjualan sepatu.

Meski popularitas lini tersebut sempat melambat, MacFarlane melihat permintaan, terutama untuk Adidas Samba, mulai kembali meningkat.

>>> Gempa M5,4 Guncang Buol, Satu Pasien RS Tewas

"Yang mengesankan dari Adidas adalah kemampuan mereka tetap berada di garis depan tren sepatu. Setelah sukses dengan Samba, mereka sudah mulai mengembangkan tren berikutnya," ujarnya.