Para peneliti telah mengidentifikasi golongan darah baru yang sebelumnya tidak diketahui, mengakhiri misteri medis yang berlangsung selama 50 tahun.

Tim dari NHS Blood and Transplant dan Universitas Bristol berhasil menemukan molekul yang hilang dari sampel tahun 1972, yang disebut antigen AnWj.

>>> Sel Imun Otak Teridentifikasi sebagai Faktor Baru dalam Alzheimer

Penemuan ini dipublikasikan pada tahun 2024 di jurnal Blood. Penulis utama, hematolog Louise Tilley, menghabiskan 20 tahun mengerjakan proyek ini.

Sistem Golongan Darah ke-47

Antigen AnWj ditemukan pada protein yang disebut myelin and lymphocyte associated protein (Mal). Protein ini memberi nama pada sistem baru, yaitu sistem MAL.

Lebih dari 99,9% populasi dunia memiliki antigen ini pada sel darah merah mereka. Sistem MAL kini resmi menjadi sistem golongan darah ke-47 yang pernah diidentifikasi.

Orang yang kekurangan antigen AnWj biasanya memiliki mutasi pada kedua salinan gen MAL.

Namun, peneliti juga menemukan tiga pasien yang kekurangan antigen meskipun gen mereka normal, menunjukkan bahwa gangguan darah tertentu juga dapat mematikan protein tersebut.

Untuk memastikan hubungan ini, tim memasukkan gen MAL normal ke dalam sel darah AnWj-negatif. Antigen yang hilang segera muncul kembali di permukaan sel, membuktikan cara kerja gen tersebut.

>>> Cara Baru Warga Urban Menjadikan Emas Bagian dari Gaya Hidup

Tim Satchwell, ahli biologi sel di University of the West of England, yang ikut menulis studi, mencatat bahwa Mal adalah protein yang sangat kecil dengan sifat yang tidak biasa.

Tim harus menggabungkan berbagai bukti untuk mendapatkan kepastian.

Penemuan ini meningkatkan keamanan transfusi darah. Dokter kini dapat menggunakan tes genetik untuk mengidentifikasi pasien MAL-negatif yang langka.

Tes ini membantu penyedia layanan kesehatan menentukan apakah pasien mewarisi golongan darah tersebut atau disebabkan oleh penyakit yang mendasarinya.

Penggunaan golongan darah yang salah saat transfusi dapat menyebabkan reaksi imun yang parah.

>>> EST School Resmi Dibuka di Indramayu, Tingkatkan Akses Pendidikan Internasional

Meskipun kelompok MAL-negatif hanya memengaruhi sebagian kecil populasi global, identifikasi resmi memungkinkan laboratorium memproduksi darah yang cocok. Hal ini menjaga keselamatan pasien langka selama operasi dan keadaan darurat.