Pemilik Toko dan Aktivis Disabilitas Berseteru soal Gugatan ADA
Para pendukung reformasi hukum berpendapat bahwa penggugat serial menggunakan sistem federal terutama untuk mendapatkan uang penyelesaian, bukan untuk melakukan perbaikan aksesibilitas yang berarti.
"Ini definisi melempar spageti ke dinding dan melihat apa yang menempel," kata Tom Stebbins, Direktur Eksekutif Lawsuit Reform Alliance of New York.
>>> Gaya Brad Pitt Nonton Piala Dunia Bareng Pacar 29 Tahun Lebih Muda
Stebbins mencatat bahwa mekanisme penegakan saat ini memungkinkan pengacara khusus untuk mengambil untung dari toko-toko kecil tanpa memverifikasi keabsahan klaim.
Organisasi hak-hak disabilitas menegaskan bahwa litigasi adalah mekanisme hukum utama yang tersedia untuk menegakkan kepatuhan terhadap undang-undang federal tahun 1990.
"Saya paham pemilik toko tidak suka digugat, tetapi sebagian besar kasus yang diajukan—baik oleh individu yang mengajukan kasus pertama atau yang mengajukan 20 kasus sebulan—memiliki pelanggaran nyata," kata Michelle Uzeta, Direktur Eksekutif Disability Rights Education and Defense Fund.
Uzeta menekankan bahwa ketidakpatuhan perusahaan ditangani oleh Departemen Kehakiman, sehingga litigasi swasta menjadi jalur utama untuk menangani usaha kecil.
"ADA sudah ada selama lebih dari 30 tahun. Tidak ada alasan mengapa masalah aksesibilitas belum ditangani hingga sekarang," kata Uzeta.
Para ahli hukum menunjukkan bahwa kerangka penegakan swasta adalah pilihan kebijakan yang disengaja saat undang-undang hak sipil itu dibuat.
"Kongres memutuskan untuk hanya mengizinkan penegakan melalui injunctive relief, terutama melalui litigasi swasta," kata Ruth Colker, Profesor Purnabakti Moritz College of Law di Ohio State University.
Colker mencatat bahwa tindakan hukum swasta diperlukan berdasarkan pedoman undang-undang saat ini untuk mengubah ruang komersial menjadi lingkungan yang sepenuhnya dapat diakses.
Arsitek Ronnette Riley dari New York menyatakan bahwa melakukan peningkatan kepatuhan di bangunan bersejarah atau tua menghadirkan tantangan struktural dan peraturan yang signifikan.
"Ini tidak untuk orang yang lemah hati," kata Riley.
Riley menyatakan bahwa perubahan struktural seringkali memerlukan persetujuan rumit dari banyak otoritas kota.
Sebuah proposal legislatif bipartisan di DPR AS yang disebut ADA 30 Days to Comply Act bertujuan untuk memberikan jangka waktu perbaikan bagi usaha kecil.
"Jika Kongres menerima bahwa diskriminasi disabilitas layak mendapat peringatan dan masa tunggu, maka logika yang sama berlaku untuk setiap kelas yang dilindungi lainnya.
>>> KPK: Belum Ada Rencana Join Investigation dengan Polri dalam 3 Perkara Korupsi
Advokat di seluruh koalisi hak sipil harus memperlakukan ini sebagai uji coba, bukan masalah disabilitas khusus," kata Uzeta.
Update Terbaru
Bam Adebayo Pukul Tyler Herro di Las Vegas
Sabtu / 11-07-2026, 22:00 WIB
Jeline Vandromme Melaju ke Semifinal Grand Est Open 88 di Prancis
Sabtu / 11-07-2026, 22:00 WIB
Danny Green Heran dengan Insiden Bam Adebayo dan Tyler Herro
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Produser Big Brother Perluas Strategi Casting dengan Alumni Survivor
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Lane Kiffin Bangun Ulang Roster LSU Lewat Transfer Portal, Putranya Incar Kampus Lain
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Bam Adebayo Pukul Tyler Herro dalam Insiden di Summer League
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Pemotongan Dana USDA Trump Hancurkan Petani Kecil Iowa
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Panduan Memilih HP: Samsung Galaxy A26 5G vs Infinix Note 60 Pro di 2026
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Putus dari Pewaris LV, Lisa BLACKPINK Dikaitkan dengan Artis Thailand
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Declan Rice Cs Kembali Latihan, Tuchel Lega Jelang Hadapi Norwegia
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Bohir Diduga Menghilang, Dokter Tifa Kini Galang Donasi untuk Biaya Sidang
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Garmin Tumbuh Double Digit di Tengah Perlambatan Ekonomi, Andalkan Tren Lari dan Pasar Perempuan
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Hasil Sprint Race MotoGP Jerman: Marc Marquez Juara, Kalahkan Alex Marquez
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB
Bangun Ekosistem Web3, ANOA Rangkul Komunitas Gaming
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB







