Badai kritik tengah melanda Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan jajaran direksi BUMN karya milik negara. Nama Aisyah Zakkiyah mendadak menjadi trending topic dan memancing gejolak emosi publik di berbagai platform media sosial, khususnya Threads.
 
Penunjukannya sebagai Komisaris PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tidak hanya menyita perhatian karena posisi strategisnya di perusahaan pelat merah raksasa, melainkan juga karena desas-desus hubungan kekerabatan dengan Menteri PU, Dody Hanggodo.
 
Di tengah sulitnya persaingan dunia kerja yang mencekik generasi muda, kisah percepatan karier Aisyah seolah menjadi "ketapel" yang memantik sentimen negatif masyarakat. Ironi antara meritokrasi dan dugaan "jalur ekspres" orang dalam pun tak terelakkan.
 

Badai Kritik di Threads: Ketika Gen-Z Merangkak, 'Jalur Ekspres' Jadi Sorotan

Meski pengesahan posisi Aisyah sebenarnya telah diketok palu dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 pada Selasa, 19 Mei 2026 lalu, isu ini baru meledak dan menjadi santapan hangat warganet pada Jumat, 10 Juli 2026.
 
Publik tidak hanya menyoroti siapa Aisyah, tetapi juga apa yang ia representasikan di mata generasi muda. Di lini masa, suara-suara kekecewaan terhadap praktik nepotisme yang diduga kuat terjadi di lingkaran birokrasi terus bermunculan.
 
Sebuah utas viral dari akun Threads @jefr****64 dengan tajam menyentil legitimasi penunjukan tersebut.
 
"Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, diduga menyalahgunakan wewenangnya dengan memuluskan jalan keponakannya, Aisyah Zakkiyah. Mulai dari tenaga ahli kementerian hingga menduduki kursi komisaris PT PP. Hal ini sangat janggal karena yang bersangkutan nihil rekam jejak di sektor konstruksi," tulis akun tersebut yang langsung memancing ribuan likes dan reposts.
 
Sentimen ini semakin dalam ketika publik membandingkan nasib jutaan lulusan baru dan generasi Z (Gen-Z) yang harus bersaing darah-darahan, mengirim ratusan lamaran, dan menghadapi ghosting dari perusahaan, hanya untuk mendapatkan posisi entry-level.
 
"Sulitnya mencari nafkah bagi jutaan Gen-Z sungguh tak sebanding jika Anda memiliki paman seorang menteri. Talenta mudanya pasti begitu luar biasa hingga bisa merangkap jabatan elite sekaligus," sindir pengguna @Fat****qu dengan nada sarkasme yang mewakili frustrasi banyak anak muda.
 
Akun lain, @t***arg, menyoroti akselerasi karier yang dianggap tidak masuk akal tersebut: "Dari posisi sales, lompat jadi direktur, lalu tenaga ahli. Tolong bagikan cheat-nya, Mba."