Terungkap! Hyundai Palisade Pemicu Kecelakaan Maut di Kediri Gunakan Pelat Palsu, Polisi Bongkar Identitas Asli Denny Wildan
Ukuran Teks
Kabut misteri yang menyelimuti kasus kecelakaan beruntun maut di Kediri akhirnya terkuak. Pihak Satlantas Polres Kediri Kota secara resmi membenarkan adanya fakta mengejutkan terkait kendaraan mewah Hyundai Palisade yang dikemudikan oleh Denny Wildan Saputra.
Mobil yang menjadi sorotan tajam publik ini ternyata tidak menggunakan identitas aslinya saat melaju di jalanan. Alih-alih menunjukkan jati diri, kendaraan tersebut justru menyamar menggunakan pelat nomor palsu.
Modus Pelat Nomor Gantung: AG 150 Palsu, Asli AG 55 SIS
Berdasarkan hasil investigasi mendalam dan pemeriksaan fisik kendaraan beserta dokumen resminya, penyidik menemukan kejanggalan fatal. Pelat nomor AG 150 yang terpasang megah di bodi Hyundai Palisade tersebut dipastikan bukan nomor registrasi asli kendaraan itu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota, Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut sejatinya terdaftar dengan nomor polisi yang berbeda.
"Plat nomor kendaraan yang asli adalah AG 55 SIS. Namun, saat kejadian kecelakaan beruntun tersebut, kendaraan ini menggunakan plat nomor gantung palsu berkode AG 150. Hal ini sudah kami pastikan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik kendaraan dan pencocokan dokumen resmi yang kami miliki," tegas Ipda Andi Anang, saat dikonfirmasi awak media.
Penggunaan pelat palsu atau yang sering dikenal dengan istilah "pelat gantung" ini tentu memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik menduga, modus ini digunakan untuk menyamarkan identitas kendaraan agar sulit dilacak jika terjadi insiden di jalan raya.
Duka Mendalam: Mahasiswi 19 Tahun Menjadi Korban Fatal
Fakta baru mengenai pelat palsu ini mencuat ke permukaan setelah insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan berbeda. Di balik hiruk-piruk proses hukum yang berjalan, terdapat duka mendalam yang tak akan pernah terlupakan bagi keluarga besar Fulan Zuleyka (19).
Mahasiswi muda asal Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri ini harus menutup usia secara tragis dalam insiden nahas tersebut. Kematian Fulan menjadi pukulan keras dan memancing simpati luas dari masyarakat Kediri yang menuntut keadilan bagi korban yang kehilangan masa depannya secara tiba-tiba.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Trump Perketat Aturan Spesies Terancam, Aktivis Kecam
Sabtu / 11-07-2026, 14:43 WIB
Gotham FC Raih Kemenangan ke-100 di NWSL Usai Comeback Lawan Utah
Sabtu / 11-07-2026, 14:43 WIB
Jeff Bridges Kenang Robin Williams Saat Syuting The Fisher King
Sabtu / 11-07-2026, 14:42 WIB
Caleb Kilian Gagal Selamatkan Keunggulan, Giants Kalah dari Rockies
Sabtu / 11-07-2026, 14:42 WIB
Damian Pinas Hadapi Cesar Almeida di UFC 329
Sabtu / 11-07-2026, 14:42 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 11 Juli: Cancer Hargai Kesetiaan, Leo Harus Sabar
Sabtu / 11-07-2026, 14:42 WIB
David Beckham Raih Popularitas Komersial Belum Pernah Terjadi di Pasar AS
Sabtu / 11-07-2026, 14:40 WIB
Tour de France: Suhu Ekstrem Uji Batas Ketahanan Fisik Pembalap
Sabtu / 11-07-2026, 14:38 WIB
7 Aplikasi Penghasil Uang Terbaru 2026, Saldo DANA Gratis Bisa Cair
Sabtu / 11-07-2026, 14:37 WIB
KPK: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terima Rp2,93 Miliar dari Pemerasan Bawahan
Sabtu / 11-07-2026, 14:37 WIB
Febrie Mundur, Kejagung Pastikan Perkara Korupsi Tetap Berjalan
Sabtu / 11-07-2026, 14:37 WIB
Celukan Bawang Disiapkan Jadi Pelabuhan Alternatif Kurangi Kepadatan Bali
Sabtu / 11-07-2026, 14:37 WIB
KAI Integrasikan Stasiun Karet dan BNI City Mulai September 2026
Sabtu / 11-07-2026, 14:36 WIB
Coba SSD Sandisk Piala Dunia 2026, Flashdisknya Bentuk Peluit Wasit
Sabtu / 11-07-2026, 14:36 WIB







