Esports World Cup (EWC) 2026 resmi dibuka di Paris, Prancis, dengan seremoni pembukaan yang digelar di La Seine Musicale.

Acara ini menandai dimulainya perhelatan eSports terbesar tahun ini yang berlangsung selama tujuh pekan.

>>> Avatar Aang: The Last Airbender Tayang di Paramount+ Mulai 25 Juli

Lebih dari 2.000 pemain dan 200 klub eSports dari lebih dari 100 negara akan bertanding di 25 turnamen dari 24 game.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai USD75 juta atau sekitar Rp1,35 triliun.

Seremoni Pembukaan Spektakuler

Seremoni pembukaan dimeriahkan oleh musisi ternama seperti Aya Nakamura, DJ Snake, Theodora, dan Mosimann.

Acara ini memadukan musik, penceritaan sinematik, koreografi tari, augmented reality, dan desain panggung berskala besar.

Rangkaian acara dimulai dengan pre-show bertema eSports yang dipandu oleh Arif 'Doigby' Selim Akin, kreator konten asal Prancis dan mantan pro player League of Legends serta Fortnite.

Setelah itu, seremoni pembukaan utama digelar untuk penonton langsung di La Seine Musicale dan jutaan penonton online dari berbagai negara.

DJ Snake menutup siaran global sebelum melanjutkan penampilan live yang lebih panjang untuk penonton di lokasi, lalu Mosimann tampil sebagai penutup.

Mike McCabe, Deputy CEO dan Chief Operating Officer Esports Foundation, mengatakan seremoni ini merupakan sambutan kepada dunia bahwa ajang bersejarah resmi dimulai.

Menurutnya, kehadiran EWC 2026 di Paris juga menjadi cara merayakan kota tersebut melalui deretan musisi yang membentuk budaya musik Prancis saat ini.

EWC 2026 juga menghadirkan anthem orkestral hasil kolaborasi 2WEI Music dan Hollywood Scoring sebagai identitas musikal yang akan mengiringi rangkaian turnamen.

Trofi Club Championship Diperkenalkan