Jayvon Williams, sahabat dekat Nolan Wells, angkat bicara soal kematian remaja 18 tahun asal Mississippi itu.

Dalam wawancara di "TMZ Live" Jumat lalu, ia mengaku penyelidikan kasus ini disalahartikan sebagai isu ras.

>>> Kylian Mbappe: Prancis Belum Layak Disebut Tim Terbaik, Siap Hadapi Siapa Pun di Semifinal

Menurut Jayvon, meski ada kejanggalan dalam penyelidikan, ia tidak setuju jika kematian Nolan disebut sebagai "masalah ras".

"Jelas mereka akan melukiskannya seperti itu karena tidak ada yang masuk akal," ujarnya.

Jayvon juga mengungkapkan bahwa penyidik belum menghubunginya untuk dimintai keterangan.

Padahal, ia memiliki informasi penting, terutama soal hubungan Nolan dengan anak-anak yang terakhir terlihat bersamanya di Horn Island, tempat jasad Nolan ditemukan.

Sementara itu, pengacara Ben Crump sebelumnya menyatakan kekhawatiran adanya kemungkinan penutupan kasus oleh otoritas Mississippi, mengingat sejarah kekerasan rasial di negara bagian tersebut.

>>> Video Viral Cristiano Ronaldo Pidato Bahasa Indonesia Ternyata Hasil AI

Namun, Jayvon berbeda pendapat.

Ia juga memberikan klarifikasi soal video viral yang beredar di media sosial. Jayvon mengatakan memang ada perkelahian di pulau itu, tetapi tidak melibatkan Nolan.

Perkelahian itu justru melibatkan teman lain yang bertindak "sangat bermusuhan" saat orang tuanya berusaha membawanya pulang.

Pemilik asli video tersebut juga mengonfirmasi adanya perkelahian antara seorang anak "campuran" dan anak kulit putih, yang tidak terekam dalam video dan bukan alasan video itu diunggah.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 12 – 19 Juli 2026

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung.