"Tapi sekarang saya merasa hebat dan siap bermain," tegas Saka menjelang laga knockout.

>>> Kebakaran Hutan di Spanyol Selatan Tewaskan 12 Orang Saat Gelombang Panas

Bek Inggris Nico O'Reilly juga angkat bicara mengenai keputusan disipliner tersebut. "Ya, tentu saja ini menyedihkan," ujarnya.

O'Reilly menyatakan simpati kepada Quansah namun menerima finalitas keputusan FIFA. "Tidak bisa diajukan banding, jadi kami harus menjalaninya.

Saya turut kasihan padanya," katanya.

Menyoal dirinya yang terancam akumulasi kartu kuning, O'Reilly mengaku tidak mengubah gaya bermain. "Saya tetap bermain seperti biasa.

Jika menang dan kena kartu kuning, saya akan absen di laga berikutnya. Tapi saya tidak fokus ke sana," ujarnya.

Saat ditanya soal menghadapi rekan setimnya di Manchester City, Erling Haaland yang telah mencetak tujuh gol untuk Norwegia, O'Reilly menepis anggapan hanya fokus pada satu pemain.

"Tidak sama sekali. Mereka punya pemain hebat di seluruh lapangan yang bisa membahayakan.

Tapi jika kami bisa meredamnya, itu akan menjadi faktor besar," katanya.

Perkembangan Lain Piala Dunia

Di laga lain, Prancis memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan Maroko 2-0 di Boston.

Kylian Mbappé gagal mengeksekusi penalti yang diselamatkan Yassine Bounou, namun kemudian mencetak gol indah kaki kanan melengkung di babak kedua.

Itu menjadi gol kedelapannya di turnamen ini dan gol ke-20 sepanjang karier Piala Dunia. Ousmane Dembélé menambah gol kedua enam menit kemudian untuk mengunci kemenangan Prancis.

Mbappé ditarik keluar di akhir laga dan terlihat di bangku cadangan dengan es membalut kaki bagian bawahnya setelah mendapat tekel keras.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola AS mengonfirmasi bahwa penyerang Christian Pulisic mengalami bone bruise dan mikrofraktur pada tibia dan fibula saat kekalahan 4-1 dari Belgia di babak 16 besar.

>>> Rachmat Gobel Tutup Usia, Pengusaha yang Konsisten Perjuangkan Industri Nasional

Cedera terjadi akibat benturan dengan kapten Belgia Youri Tielemans pada menit ke-52.