Terungkap! Kronologi Lengkap Kasus 'King Cum': Mahasiswa Hukum Brawijaya Tersebar Foto Mahasiswi di Grup Dewasa Telegram
Ukuran Teks
Berawal dari DM Anonim: Mimpi Buruk Sang Korban
Kasus ini bermula pada 20 Mei 2026, ketika korban menerima pesan langsung (Direct Message) dari sebuah akun anonim di Instagram. Pesan tersebut berisi informasi yang sangat mengejutkan dan traumatis bagi korban.
"20 Mei 2026, akun anonim Instagram mengirimkan DM berisikan laporan bahwa foto saya tersebar di Grup 18+ Telegram, yang disebarluaskan oleh akun 'King Cum'," tulis korban dalam kronologi yang diunggah di media sosial.
Mendapatkan kabar tersebut, korban tentu mengalami guncangan psikologis yang berat. Bayangkan, ruang aman yang seharusnya ia dapatkan di lingkungan kampus, justru menjadi tempat di mana privasinya dirampas secara membabi buta. Namun, alih-alih diam dan menelan pahitnya penderitaan, korban bersama beberapa rekan dekatnya memilih untuk melawan.
Aksi Penyelidikan Mandiri: Menyamar sebagai Pembeli
Alih-alih langsung melapor ke pihak berwajib tanpa bukti, korban dan rekan-rekannya melakukan langkah cerdas dan berani. Mereka melakukan penyelidikan mandiri dengan menyamar.
Korban dan rekannya berpura-pura menjadi sosok yang berminat untuk membeli koleksi foto wanita yang dimiliki oleh 'King Cum'. Melalui penyamaran ini, tabir kejahatan pelaku perlahan tersingkap. Terbukti, 'King Cum' tidak hanya memiliki foto korban, tetapi juga mengantongi berbagai foto mahasiswi UB lainnya yang ia tawarkan kepada rekan korban yang sedang berpura-pura.
Dari hasil penyamaran tersebut, korban berhasil mengonfirmasi bahwa foto-foto paparazi yang dimilikinya diambil pada tanggal 12 Mei 2026 di area kampus.
Jejak CCTV dan Pengungkapan Identitas Pelaku
Memiliki tanggal pasti menjadi titik terang bagi korban. Korban segera mengajukan permohonan kepada pihak kampus untuk memeriksa rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) di area kampus pada tanggal 12 Mei 2026.
Setelah melakukan penelusuran rekaman CCTV yang ketat, sosok pelaku akhirnya berhasil diidentifikasi. Wajah yang terekam kamera pengawas tersebut tidak lain adalah Rizki Andi Santoso, mahasiswa hukum yang selama ini dikenal sebagai sosok berprestasi di Universitas Brawijaya.
Konfrontasi pun tak terelakkan. Saat dihadapankan dengan bukti-bukti yang tak terbantahkan, Rizki akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas perilaku tercela yang telah ia lakukan. Namun, permintaan maaf tersebut tentu tidak dapat begitu saja menghapus trauma yang telah ditanamkan kepada para korban.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Prabowo Peringatkan Masyarakat agar Tak Mudah Tertipu Informasi Media Sosial
Jumat / 10-07-2026, 17:19 WIB
Kecerdasan Buatan Dinobatkan sebagai Inovasi Kantor Paling Berpengaruh
Jumat / 10-07-2026, 17:19 WIB
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Divonis 7 Tahun Penjara
Jumat / 10-07-2026, 17:15 WIB
Ian Wright Akui Sulit Cari Kelemahan Prancis, Sebut Les Bleus Tim Terkuat di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 17:14 WIB
Fakta Isu Benzene pada Produk Jerawat: CeraVe Digugat di AS
Jumat / 10-07-2026, 17:14 WIB
Penyebab 5G Indonesia Tertinggal dari Kamboja Menurut Opensignal
Jumat / 10-07-2026, 17:04 WIB
Wujud Samsung Galaxy Z Fold8 Muncul di Teaser Spider-Man
Jumat / 10-07-2026, 17:04 WIB
Kreator Naruto Sebut Film Live-Action sebagai Keajaiban, Pencarian Pemain Global Dimulai
Jumat / 10-07-2026, 16:59 WIB
Ann Widdecombe Meninggal di Usia 78, Jeremy Vine Beri Penghormatan
Jumat / 10-07-2026, 16:59 WIB
Pemilik Carolina Hurricanes Tuai Kontroversi Ukir Nama Keluarga di Piala Stanley
Jumat / 10-07-2026, 16:59 WIB
Ulsan Whales Luncurkan Jersey Kustom untuk Futures All-Star Game
Jumat / 10-07-2026, 16:57 WIB
Ali Larter Rayakan 4 Juli di Pegunungan Idaho Bersama Keluarga
Jumat / 10-07-2026, 16:57 WIB
Microsoft Pertahankan Tim Engine id Software Usai PHK Xbox
Jumat / 10-07-2026, 16:56 WIB
Sewa Baterai Motor Listrik Vinfast Evo Rp84 Ribu per Bulan
Jumat / 10-07-2026, 16:56 WIB







