Memasuki Juli 2026, suku bunga deposito di bank-bank besar masih menjadi perhatian nasabah.

Bank Indonesia (BI) telah menaikkan BI Rate menjadi 5,75% pada Juni 2026, namun bunga deposito bank BUMN masih berada di bawah 3,50%.

>>> Surya Paloh Kenang Rachmat Gobel: Sosok Pekerja Keras dan Mudah Bergaul

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan batas bunga penjaminan untuk Bank Umum sebesar 3,75% mulai 1 Juli 2026.

Artinya, nasabah tetap aman jika bunga deposito tidak melebihi angka tersebut.

Perbandingan Bunga Deposito Bank Besar

BRI menawarkan bunga deposito tertinggi di antara bank BUMN, yaitu 3,50% untuk tenor 3 bulan.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan BNI yang memberikan 2,75% dan Mandiri sebesar 2,50%.

BCA, sebagai bank swasta terbesar, juga memiliki produk deposito dengan bunga kompetitif. Namun, data spesifik bunga BCA per Juli 2026 belum tersedia dalam sumber.

Perlu diingat, bunga deposito dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 20%. Artinya, pendapatan bersih yang diterima nasabah akan berkurang sebesar persentase tersebut.

>>> Wasit Portugal Joao Pinheiro Pimpin Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026

Simulasi Pendapatan Deposito Rp100 Juta

Sebagai ilustrasi, jika nasabah mendepositokan Rp100 juta di BRI dengan bunga 3,50% per tahun, maka bunga kotor yang diperoleh adalah Rp3,5 juta per tahun.

Setelah dipotong PPh 20%, bunga bersih menjadi Rp2,8 juta per tahun.

Sementara itu, untuk BNI dengan bunga 2,75%, bunga bersih yang diterima sekitar Rp2,2 juta per tahun.

Untuk Mandiri dengan bunga 2,50%, bunga bersihnya sekitar Rp2 juta per tahun. Perbedaan ini cukup signifikan, terutama untuk nominal deposito yang lebih besar.

Alternatif Investasi Selain Deposito

Bagi nasabah yang mencari potensi return lebih tinggi, reksadana pendapatan tetap bisa menjadi alternatif. Produk ini biasanya menawarkan imbal hasil di atas deposito, meskipun risikonya juga lebih tinggi.

>>> Gejolak di Sukoharjo: Bupati Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Diduga Lakukan Pemerasan Terhadap Perangkat Daerah

Namun, keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing. Deposito masih menjadi pilihan aman bagi mereka yang mengutamakan keamanan dana.