BEM Unair Kirim Amicus Curiae ke MK, Tolak Pemotongan Anggaran Pendidikan
>>> AS-Iran Perang Lagi, Kemlu RI Serukan Semua Pihak Tahan Diri
BEM Unair juga menemukan masih banyak sekolah, terutama di luar Pulau Jawa, kekurangan sarana prasarana dasar, sementara kesejahteraan guru honorer dinilai masih memprihatinkan dan berdampak pada kualitas pengajaran.
"BEM Unair secara tegas mendukung dikabulkannya permohonan para pemohon dalam perkara Nomor 55/PUU-XXIV/2026 demi tegaknya konstitusi dan terjaminnya kualitas pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Daniel.
Ia menambahkan bahwa BEM Unair berkomitmen untuk terus memantau, mengkaji, dan mengadvokasi kebijakan publik yang berdampak pada hajat hidup masyarakat luas.
Daniel mengatakan BEM Unair juga mendesak MK untuk menegaskan kembali bahwa alokasi 20 persen tersebut merupakan constitutional floor yang hanya dapat dipenuhi oleh anggaran yang secara langsung dan fungsional digunakan untuk kegiatan penyelenggaraan pendidikan.
Ketua BEM Unair M Rizqi Senja Virawan mengatakan anggaran pendidikan tidak boleh dipangkas demi mendanai program lain. Sebab, hal itu akan berpengaruh pada kualitas pendidikan di Indonesia.
"Dalam Amicus Curiae ini, kami menyatakan bahwa anggaran pendidikan tidak boleh dipangkas demi mendanai Program Makan Bergizi Gratis.
Kualitas pendidikan sangat bergantung pada investasi berkelanjutan untuk guru, infrastruktur, dan sistem pembelajaran," kata Rizqi.
Ia menilai cita-cita Generasi Emas Indonesia mustahil tercapai jika fasilitas sekolah memburuk, kesejahteraan guru diabaikan, dan biaya kuliah semakin membebani masyarakat kelas menengah ke bawah.
"Kami menegaskan, pemenuhan gizi masyarakat merupakan hal yang penting, namun pendanaannya mutlak harus digali dari pos penerimaan negara yang lain, bukan dengan menyelewengkan hak dasar warga negara atas pendidikan yang layak," ujarnya.
Lebih lanjut, Rizqi menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil, aliansi mahasiswa, serta pemerhati pendidikan untuk bersolidaritas mengawal jalannya persidangan di MK.
>>> Penggugat Stefon Diggs Serahkan Bukti Teks ke Pengadilan
BEM Unair memandang putusan perkara ini bukan sekadar persoalan angka persentase, melainkan sebuah preseden bersejarah yang akan menentukan nasib serta arah pembangunan pendidikan di Indonesia pada masa mendatang.
Update Terbaru
Prancis vs Maroko: Lebih dari Sekadar Balas Dendam di Piala Dunia 2026
Kamis / 09-07-2026, 23:29 WIB
105 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Didominasi Angkatan Darat
Kamis / 09-07-2026, 23:29 WIB
Kemlu: 60 WNI Terjaring Penggerebekan Sindikat Online Scam Timor Leste
Kamis / 09-07-2026, 23:29 WIB
Spanyol vs Belgia: Duel Ideologis De La Fuente vs Pragmatis Garcia
Kamis / 09-07-2026, 23:28 WIB
Star Wars: Visions Raih Nominasi Emmy Bersejarah untuk Film Pendek Black
Kamis / 09-07-2026, 23:28 WIB
Moana Live-Action Raih Skor 36% di Rotten Tomatoes, Salah Satu Remake Terburuk Disney
Kamis / 09-07-2026, 23:28 WIB
Nintendo Download 10 Juli: Digimon Story Time Stranger, Granblue Fantasy Relink, dan Game Boy Klasik
Kamis / 09-07-2026, 23:28 WIB
Pameran 20 Tahun Haruhi Suzumiya Kembalikan SOS Brigade ke Tokyo
Kamis / 09-07-2026, 23:28 WIB
Tito Siapkan Integrasi Sistem Kemendagri ke Satu Data Indonesia
Kamis / 09-07-2026, 23:05 WIB
Eks Timnas Prancis Wanti-wanti Les Bleus Jelang Lawan Maroko
Kamis / 09-07-2026, 23:04 WIB
GTA 6 Terancam Denda Rp500 Miliar di Australia Jika Tak Patuhi Aturan Verifikasi Usia
Kamis / 09-07-2026, 23:04 WIB
Daoko Rilis Video Musik "TACTIC" untuk Opening That Time I Got Reincarnated as a Slime Season 4 Part 2
Kamis / 09-07-2026, 23:04 WIB
Dragon Ball Xenoverse 3 Perkenalkan Sistem Pertarungan Baru: Soul Switch dan Ki-Based Battles
Kamis / 09-07-2026, 23:04 WIB
Duo Harmoe Rilis "Tilt", Lagu Penutup Anime Romantis Oh Boy, Was I Wrong About Her
Kamis / 09-07-2026, 23:04 WIB







