Para analis juga meragukan target penyelesaian dalam masa negosiasi 60 hari sebagaimana tercantum dalam dokumen kesepahaman dapat tercapai.

Isu-isu paling rumit justru ditunda ke pembahasan berikutnya, sementara kepastian putaran negosiasi selanjutnya masih belum jelas.

Sementara itu, Iran menghadapi tekanan yang semakin berat setelah Washington mencabut pengecualian yang memungkinkan Teheran menjual minyak ke pasar internasional.

Kebijakan tersebut menghilangkan salah satu keuntungan terbesar yang diperoleh Iran dari perjanjian sementara.

Meski demikian, kepemimpinan garis keras Iran dinilai masih bersedia menghadapi tekanan lanjutan.

>>> 7 Kombinasi Warna Baju yang Bikin Penampilan Terlihat Elegan dan Mewah

Sebagian analis berpendapat aksi saling serang yang terjadi pekan ini bisa jadi merupakan upaya kedua pihak untuk memperkuat posisi tawar menjelang kemungkinan perundingan berikutnya.