Analis: Assassin's Creed Black Flag Resynced Bisa Jadi Hit Besar Ubisoft
Assassin's Creed Black Flag Resynced akan dirilis besok, dan menurut analis, game ini mungkin menjadi kemenangan yang dibutuhkan Ubisoft setelah pembatalan Prince of Persia: The Sands of Time Remake awal tahun ini.
Remake Black Flag telah mendapat banyak perhatian dari penggemar lama Assassin's Creed, dengan visual yang diperbarui dan area baru untuk dijelajahi.
>>> Padres dan Diamondbacks Bersaing Ketat di Petco Park
Rhys Elliott, kepala analisis pasar di Alinea Analytics, mengatakan game ini bisa mengubah keadaan bagi Ubisoft.
Dalam sebuah posting di Substack, Elliott mencatat bahwa Ubisoft secara historis lebih mengandalkan remaster daripada remake penuh, tetapi kini memiliki beberapa overhaul yang sedang dikerjakan.
Assassin's Creed Black Flag Resynced adalah remake dari game 2013 yang masih dianggap sebagai puncak franchise.
Menurut Elliott, popularitas Resynced juga terkait dengan meningkatnya kehadiran seri Assassin's Creed di PC melalui Steam.
"Assassin's Creed Shadows telah terjual 5,7 juta kopi secara global, dengan 23,8% di Steam.
Resynced tampaknya akan memiliki penjualan PC yang kuat, sudah melebihi 300.000 kopi di Steam sebelum rilis, dengan pendapatan kotor hampir $14 juta," tulisnya.
Lebih lanjut, Elliott mengungkapkan bahwa Resynced telah melampaui total penjualan Steam seumur hidup Skull & Bones, game bajak laut sebelumnya dari Ubisoft Singapore, bahkan sebelum dirilis.
"Pada titik dua hari sebelum rilis yang sama, Resynced telah menjual 5,39 kali lebih banyak kopi Steam daripada Shadows pada jendela pra-rilis yang setara," jelasnya.
Update Terbaru
Lee Jun-young Ungkap Perjuangan Finansial Sebelum Sukses Akting
Kamis / 09-07-2026, 11:50 WIB
BEI Siapkan Reformasi Lanjutan Pasar Modal Usai Peringatan S&P DJI
Kamis / 09-07-2026, 11:49 WIB
FinanceAsia 2026 Akui Akselerasi Bisnis Berkelanjutan Bank Mandiri
Kamis / 09-07-2026, 11:49 WIB
Pelatih Persib Buka Suara soal 11 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia
Kamis / 09-07-2026, 11:49 WIB
Barang Bukti Penggeledahan Rumah Sentul Tiba di Polda Metro Jaya
Kamis / 09-07-2026, 11:49 WIB
Samsung Rilis Patch Keamanan Juli 2026 untuk Galaxy Watch Ultra
Kamis / 09-07-2026, 11:49 WIB
Galaxy S26 Tembus 3 Juta Unit di Korea Lebih Cepat dari S25
Kamis / 09-07-2026, 11:49 WIB
Daftar Negara Tujuan Wisata Medis Terbaik 2026, Thailand No.2 Dunia
Kamis / 09-07-2026, 11:49 WIB
Zaman Berubah, Ini Cara Kris Dayanti Dukung Karier Bernyanyi Amora
Kamis / 09-07-2026, 11:48 WIB
6 Sepatu Lari Reebok Diskon Hingga 30%, Cocok untuk Harian dan Kasual
Kamis / 09-07-2026, 11:48 WIB
5 Sepeda City Bike Termurah, Mulai Rp1 Jutaan untuk Keliling Kota hingga Berangkat Kerja
Kamis / 09-07-2026, 11:44 WIB
Apakah Gunung Kawi Bisa Didaki? Ini Jalur dan Estimasi Waktu Pendakiannya
Kamis / 09-07-2026, 11:43 WIB
Wakil Presiden AS: Iran Hanya Punya Dua Pilihan, Patuhi Kesepakatan atau Hadapi Serangan Lagi
Kamis / 09-07-2026, 11:43 WIB
Bos Pintu Imbau Investor Pemula Lakukan Riset Mandiri Sebelum Beli Aset Kripto
Kamis / 09-07-2026, 11:43 WIB







