New York Gencar Atur Teknologi, Big Tech Mulai Khawatir
New York tengah menjalankan kebijakan teknologi yang agresif dan berlapis, membuat perusahaan-perusahaan besar mulai waspada.
Pendekatan ini tidak hanya terfokus pada satu undang-undang besar, melainkan serangkaian aturan yang saling melengkapi.
>>> Prabowo Ungkit Soekarno, Klaim Takdir Bawa Dirinya Jadi Presiden ke-8
Privasi Anak Sudah Berlaku
Undang-Undang Perlindungan Data Anak mulai berlaku pada 20 Juni 2025. Aturan ini mewajibkan platform digital untuk mendapatkan persetujuan dari remaja usia 13-17 tahun sebelum memproses data mereka.
Untuk anak di bawah 13 tahun, aturan mengikuti pedoman COPPA federal. Pengecualian hanya diberikan jika pemrosesan data benar-benar diperlukan untuk menjalankan layanan.
Undang-undang pendamping, SAFE for Kids Act, menargetkan desain media sosial yang adiktif.
Aturan ini membatasi feed yang dipersonalisasi secara algoritmik dan notifikasi larut malam untuk anak di bawah umur.
Kantor jaksa agung negara bagian telah menyusun aturan implementasi yang ketat. Komentar publik ditutup pada Desember 2025, dan aturan operasional final masih menunggu.
RUU Privasi Umum Masih Tertahan
New York Privacy Act, yang paling ambisius, belum disahkan. Jika menjadi undang-undang, RUU ini akan mewajibkan perusahaan mendapatkan persetujuan eksplisit sebelum memproses data konsumen.
RUU ini juga menciptakan hak atas akses, penghapusan, dan transparansi perusahaan. Karena belum menjadi undang-undang, kepatuhan masih bersifat sukarela.
Jika lolos, RUU ini bisa menjadi salah satu kerangka privasi paling berpengaruh di AS. Pasar New York yang besar sering memaksa perusahaan mengubah praktik nasional mereka.
Membangun sistem data terpisah untuk setiap negara bagian dianggap terlalu mahal oleh perusahaan.
New York juga mendorong perlindungan data kesehatan konsumen yang tidak tercakup HIPAA federal, seperti metrik dari aplikasi pelacak menstruasi dan perangkat kebugaran.
Update Terbaru
Promo Kartu Hadiah Nintendo eShop Newegg Kembali, Siapkan Dana untuk Game 2026
Kamis / 09-07-2026, 04:23 WIB
The Boys Season 5 Gagal Raih Nominasi Akting Emmy Meski Daftarkan 28 Aktor
Kamis / 09-07-2026, 04:23 WIB
35% Corvette 2027 yang Diproduksi Sejauh Ini Adalah Grand Sport yang Lebih Mahal
Kamis / 09-07-2026, 04:22 WIB
Menteri PU Apresiasi Warga Inisiatif Benahi Jembatan Enang-Enang Aceh
Kamis / 09-07-2026, 04:21 WIB
Trio Dembele-Mbappe-Barcola Cetak 13 Gol, Sisi Kiri Maroko Jadi Sasaran
Kamis / 09-07-2026, 04:21 WIB
Mbappe vs Hakimi, Duel Dua Sahabat di Perempat Final Piala Dunia 2026
Kamis / 09-07-2026, 04:21 WIB
Iran Ancam AS: Coba Kuasai Pulau Kharg, Kalian Akan Masuk Neraka
Kamis / 09-07-2026, 04:21 WIB
Ngamuk Lempari Polisi, Ini Permintaan Pendukung MBG Saat Demo di Kantor BGN
Kamis / 09-07-2026, 04:21 WIB
Restorasi 218 Perwara Candi Prambanan Ditarget Rampung Sebelum 2029
Kamis / 09-07-2026, 04:18 WIB
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Jemaah Hanya Bayar 40 Persen
Kamis / 09-07-2026, 04:18 WIB
Rekrutmen SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Daftar Formasi dan Syaratnya
Kamis / 09-07-2026, 04:18 WIB
Final Fantasy VII Ever Crisis Resmi Tutup Layanan pada 6 Oktober
Kamis / 09-07-2026, 04:15 WIB
Trump Ganti Pesawat Usai Terbang ke Turki, Isu Keamanan dari Iran Mengemuka
Kamis / 09-07-2026, 04:15 WIB
LeBron James Rayakan Anniversary 'The Decision' di Lapangan Golf
Kamis / 09-07-2026, 04:15 WIB







