Titanium Lamina Luncurkan Bio Luminance, Material Interior Bercahaya dalam Gelap
Titanium Lamina, lini sintered stone dari PT Surya Multi Cemerlang dalam Platinum Ceramics Group, meluncurkan inovasi terbaru bernama Bio Luminance pada produk Lumen Series.
Material ini memiliki efek bercahaya dalam gelap (afterglow) pada urat permukaannya setelah terpapar sinar ultraviolet (UV).
>>> Tersengat S&P, IHSG Terkapar 1,89% ke Level 5.873
Bio Luminance mencatatkan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai "Batu Sinter Pertama dengan Bio Luminesensi (Efek Bercahaya dalam Gelap)".
Penghargaan tersebut diserahkan pada 8 Juli 2026 dalam ajang IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Teknologi dan Aplikasi Bio Luminance
CEO Platinum Ceramics Group Liem May Tjoe mengatakan pengembangan Bio Luminance bertujuan mengeksplorasi interaksi antara material interior dan pencahayaan.
"Kami melihat material interior kini tidak hanya dinilai dari kekuatan dan tampilannya, tetapi juga dari pengalaman yang dapat diciptakan di dalam ruang," ujar Liem.
Lumen Series terdiri dari dua pendekatan: Artisan Translucence yang mengadopsi karakter visual batu mineral transparan seperti onyx, dan Bio Luminance yang memanfaatkan efek cahaya pada urat permukaan.
Urat pada Bio Luminance memancarkan cahaya berwarna turquoise dengan efek afterglow setelah terkena sinar UV.
>>> Toyota Kijang Innova Eks Mobil Dinas DPR Dilelang Mulai Rp 92 Jutaan, Pajak Masih Aktif
Inovasi ini membedakan Bio Luminance dari material permukaan konvensional yang hanya mengandalkan motif, warna, tekstur, dan ketahanan fisik.
Produk ini dapat digunakan pada elemen interior seperti feature wall, meja resepsionis, dan elemen dekoratif.
Target pasarnya mencakup proyek hotel, ritel, perkantoran, galeri, showroom, serta hunian premium.
Liem menambahkan bahwa rekor MURI menjadi pengakuan atas proses inovasi yang dilakukan perseroan.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi terhadap proses inovasi yang kami lakukan.
>>> Beda Nasib Emiten Anyar BACH dan EMMI di Tengah IHSG Anjlok
Bagi kami, pencapaian ini bukan titik akhir, tetapi dorongan untuk terus mengeksplorasi teknologi dan pendekatan desain yang relevan bagi kebutuhan industri arsitektur dan interior," pungkasnya.
Update Terbaru
Celine Evangelista Bercadar saat Antar Anak ke Pesantren, Curhat Beratnya Berpisah
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Festival Bayreuth 150 Tahun: Tanpa Wagner, Bagaimana Musik Klasik?
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
CEO Palantir Kritik Model Bisnis AI Berbasis Token, Dinilai Tidak Masuk Akal
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Coway Debut di IndoBuildTech 2026, Perkenalkan Pemurni Air Terbaru Slim Stand
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Coba Trik Ini: Satu Fitur Samsung Gantikan Semua Aplikasi di Layar Utama
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Bali Resmikan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Pertama
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
PM Modi dan Presiden Prabowo Resmikan Restorasi Candi Prambanan
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Game Terbaru 'Echoes of Aincrad' Resmi Rilis Juli Ini, Masuk Dunia SAO
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Glen Powell Umumkan Hubungan dengan Michelle Randolph Lewat Unggahan Media Sosial
Rabu / 08-07-2026, 18:33 WIB
KTT NATO di Ankara Dibayangi Ketegangan dengan Iran
Rabu / 08-07-2026, 18:33 WIB
Debat Sengit Demokrat Michigan: Stevens vs El-Sayed soal Dana Kampanye dan Israel
Rabu / 08-07-2026, 18:29 WIB
Arthur Fery Hadapi Flavio Cobolli di Perempatfinal Wimbledon
Rabu / 08-07-2026, 18:29 WIB







