Mantan pemain NFL Marcellus Wiley akhirnya angkat bicara setelah istrinya, Annemarie Wiley, mengajukan gugatan cerai dan mendapatkan restraining order sementara.

Melalui akun X pada Selasa (7/7), Wiley menyebut tuduhan yang dilayangkan Annemarie dalam gugatan cerai adalah tidak benar.

>>> Rekaman 911 Mencekam Usai Penembakan DreamDoll Brii Dirilis

"Saya mencintai anak-anak saya dengan sepenuh hati. Prioritas tertinggi saya selalu melindungi mereka dan menjaga hubungan mereka dengan kedua orang tua," tulis Wiley.

Ia menambahkan bahwa karena tuduhan publik yang dilontarkan Annemarie, ia terpaksa merespons dengan bukti, bukan emosi.

Wiley mengklaim dirinya sebenarnya adalah korban. Ia menuduh Annemarie mengutuk keluarganya dengan "mantra voodoo" dan melakukan "kegagalan pengasuhan yang serius dan merusak."

Menurut Wiley, setelah Annemarie dikeluarkan dari acara "The Real Housewives of Beverly Hills," ia "kehilangan akal sehatnya."

Ia juga mengaku tidak pernah ingin masalah keluarganya menjadi publik.

"Saya tidak pernah ingin masalah dan perjuangan keluarga saya menjadi publik untuk alasan apa pun, termasuk sebagai alat perceraian.

>>> Skandal Wasit Francois Letexier: Curangi Timnas Indonesia hingga 'Bantu' Argentina di Piala Dunia

Tapi saya tahu hari ini pasti akan tiba," tulisnya.

Pernyataan Wiley muncul setelah seorang hakim mengabulkan permohonan Annemarie untuk restraining order sementara terkait kekerasan dalam rumah tangga.

Berdasarkan perintah tersebut, Wiley dilarang menghubungi Annemarie, harus menjauh dari istri dan ketiga anak mereka, serta pindah dari rumah keluarga di Encino.

Untuk sementara, Wiley tidak memiliki hak kunjungan, sementara Annemarie mendapat hak asuh tunggal sementara.

Sebelumnya, Wiley ditangkap atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga setelah Annemarie menuduhnya bersikap fisik saat insiden di sebuah hotel Florida akhir pekan lalu.

Dalam deklarasi TRO, Annemarie menuduh Wiley melakukan "pola kekerasan fisik, pelecehan seksual, pelecehan verbal dan emosional, kontrol keuangan, dan intimidasi yang terus-menerus dan meningkat."

>>> Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Drastis Selama Piala Dunia 2026, Rata-rata 40 Kasus per Hari

Ia juga menuduh Wiley memperkosanya pada 2012 dan memukul wajahnya dua tahun kemudian hingga menyebabkan mata lebam.