Dugaan kasus pelecehan yang menyeret peserta Clash of Champions (COC) Season 3, Ghaza Muhammad, terus menjadi sorotan di media sosial. Perbincangan semakin meluas setelah muncul klaim bahwa korban dalam dugaan kasus tersebut bukan hanya satu orang.

Informasi itu mencuat dari unggahan akun X @bynn28 pada Senin, 7 Juli 2026. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Ghaza diduga telah menjalani penanganan kasus sejak 2025 dan tidak lagi mendapatkan publikasi dari lingkungan kampusnya.

"Buat yang gak tahu si Ghaza ini pelaku kekerasan sosial, korbanya bukan cuma satu dan sekarang dia lagi diberhentikan dari kasus sejak 2025, makanya dia samsek gak dipost di kampusnya. Syukurnya, kak Iman udah notice dan sekarang lagi ngelakuin penanganan tentang kasus ini," demikian isi unggahan tersebut.

Ruangguru Cabut Seluruh Hak Peserta

Di tengah ramainya pembahasan itu, penyelenggara Clash of Champions Season 3 mengambil langkah dengan mendiskualifikasi Ghaza Muhammad dari kompetisi.

Selain menghentikan keikutsertaannya, seluruh hak, akses, fasilitas, serta berbagai keuntungan yang melekat sebagai peserta juga dicabut.

"Oleh karena itu, Ruangguru mencabut seluruh hak, akses, privilege, benefit, dan/atau fasilitas peserta yang bersangkutan sebagai cast/peserta Clash of Champions, dan peserta tidak akan terlibat dalam kegiatan promosi, publikasi, event, maupun aktivitas publik lainnya yang berkaitan dengan program," demikian pernyataan resmi yang beredar.

Unggahan Viral di Media Sosial

>>> Apple Naikkan Harga iPhone 15, iPhone 16, iPhone 17, dan iPhone Air di Indonesia, Berikut Daftar Terbarunya

Unggahan mengenai dugaan kasus tersebut menarik perhatian warganet. Hingga Senin, 7 Juli 2026, cuitan itu telah ditonton lebih dari 85,4 ribu kali di X.

Sejumlah pengguna turut memberikan tanggapan di kolom komentar. Sebagian menyampaikan keterkejutan atas dugaan yang beredar, sementara lainnya menyoroti keputusan penyelenggara yang mendiskualifikasi Ghaza dari ajang Clash of Champions Season 3.

Hingga informasi ini beredar, belum terdapat keterangan resmi dari Ghaza Muhammad terkait tudingan yang ramai dibahas di media sosial.