Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan 1.000 siswa untuk menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Yogyakarta, Rabu (8/7).

Para siswa tersebut berasal dari tingkat SD dan SMP. Mereka akan ditempatkan di pintu keluar Bandara Adisutjipto, Sleman.

>>> 50 Persen Area Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan

Kepala Dinas Pendidikan Sleman Mustadi mengatakan, 500 siswa pertama akan menyambut kedatangan Prabowo-Modi sebelum menuju Candi Prambanan sekitar pukul 10.00 WIB.

Sisa 500 siswa lainnya akan berada di lokasi saat Prabowo-Modi kembali ke bandara sekitar pukul 12.00 WIB.

Para siswa dibagi dalam dua sif untuk menyambut dan melepas kedua pemimpin negara. Mereka akan mengenakan busana adat Jawa.

Persiapan ini dilakukan meski para siswa sedang dalam masa libur sekolah pascapembagian rapor.

Mustadi menjelaskan, langkah tersebut merupakan arahan dari Sekretariat Presiden yang ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi daerah.

>>> Menteri PU Akan Cek Langsung Kualitas Jembatan Swadaya Warga Aceh

"Itu dari protokolnya Presiden, tidak ada (inisiatif) yang dari pemda, ini semua langsung dari protokolnya Presiden," kata Mustadi.

Ia mengaku pihaknya sadar penyambutan ini masih bertepatan dengan liburan sekolah. Namun, pemkab wajib melaksanakan instruksi pusat.

Mustadi juga mengetahui permintaan Prabowo agar kepala daerah tidak mengerahkan siswa untuk menyambut kunjungan kerja.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul pada 19 November 2025.

>>> Daftar 50 Pemain Timnas Indonesia Ikut TC Persiapan Piala AFF 2026

Meski demikian, Mustadi menegaskan Pemkab Sleman hanya mematuhi instruksi Sekretariat Presiden. "Saya tidak tahu (dasar penyambutan), tapi kenyataannya dari Sekretariat Presiden seperti itu," ujarnya.