Pemerintahan Trump disebut-sebut langsung bergerak setelah pertandingan tersebut, dengan melibatkan pengacara eksekutif untuk membantu federasi mengajukan banding.

Presiden Trump bahkan dilaporkan menelepon presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas masalah ini.

FIFA akhirnya mencabut skorsing dengan menggunakan Pasal 27 anggaran dasar organisasi tersebut.

Keputusan itu mengejutkan banyak pihak, termasuk pelatih Belgia Rudi Garcia yang awalnya kecewa.

Namun Garcia kemudian mengklarifikasi bahwa ia tidak menggunakan kontroversi itu sebagai motivasi utama timnya. Motivasi mereka justru berasal dari kemenangan 5-2 atas AS dalam laga persahabatan Maret lalu.

Pemain Belgia Charles De Ketelaere, yang menjadi penentu kemenangan, juga mengatakan kontroversi itu tidak menambah motivasi timnya.

Sementara itu, gelandang Nicolas Raskin mengakui bahwa sebagian pemain melihatnya sebagai keadilan. "Ada keadilan di suatu tempat dalam hidup," ujarnya.

Kapten AS Tim Ream menegaskan bahwa kontroversi di luar lapangan tidak mempengaruhi persiapan tim. "Kami fokus pada diri sendiri dan pertandingan," katanya.

>>> Pertamina Buka Suara soal Isu Beli Pertalite Wajib Lunas Pajak Kendaraan

Balogun kini menghadapi sorotan berkepanjangan akibat keterlibatan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia mengakui situasi ini akan menghadirkan tantangan tersendiri ke depannya.