Produk tersebut diproduksi oleh Euro Food Service, perusahaan manufaktur asal Ukraina yang memproduksi mi instan untuk Reeva Foods.

Perusahaan menyatakan telah melakukan investigasi internal, menarik produk terkait dari peredaran, serta memperketat pengujian laboratorium independen, audit regulasi, pemantauan lingkungan produksi, dan langkah pencegahan lainnya.

"Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami," kata Reeva Foods dalam pernyataannya.

Menurut otoritas setempat, kasus infeksi telah dilaporkan di Austria, Inggris, Ceko, Denmark, Estonia, Prancis, Jerman, Hungaria, Latvia, Lithuania, Belanda, Norwegia, Polandia, dan Swedia.

Bukti mikrobiologi menunjukkan bahwa strain wabah yang ditemukan di Jerman dan Lithuania terdeteksi pada produk mi instan rasa ayam dan rasa ayam pedas.

>>> Brewers Hadapi Cardinals di Seri Lima Pertandingan Krusial

Namun, otoritas menegaskan penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan sumber pasti kontaminasi.