Trump Sindir Eropa Bakal Jadi Negara Dunia Ketiga Akibat Imigrasi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik keras terhadap kebijakan imigrasi di Eropa.
Melalui akun media sosial Truth Social, Minggu (5/7/2026), Trump menyindir negara-negara Eropa berisiko berubah menjadi "negara dunia ketiga" apabila terus menerima imigran yang disebutnya sebagai pelaku kriminal dari negara berkembang.
>>> Teknologi Pertanian Terintegrasi Dorong Swasembada Pangan
"Eropa sedang belajar bahwa ketika Anda menerima kriminal dari negara dunia ketiga, Anda akan menjadi negara dunia ketiga.
Itu terjadi sangat cepat, hanya dalam sekejap mata," tulis Trump.
Trump kemudian mengklaim Amerika Serikat berhasil menghindari kondisi serupa karena dirinya terpilih sebagai presiden pada waktu yang tepat.
Menurutnya, kebijakan imigrasi ketat yang diterapkan pemerintahannya telah mencegah masalah seperti yang kini dihadapi sejumlah negara Eropa.
Isu Imigrasi Kembali Memanas di Eropa
Pernyataan Trump muncul ketika isu imigrasi kembali menjadi perdebatan besar di berbagai negara Eropa.
Jerman, Prancis, Italia, Polandia, dan Belanda diketahui telah kembali menerapkan atau memperpanjang pemeriksaan di perbatasan internal kawasan Schengen.
Langkah tersebut diambil dengan alasan meningkatnya kekhawatiran terhadap migrasi ilegal dan keamanan perbatasan.
>>> HMD Luncurkan Empat Ponsel Fitur Nokia dengan 4G dan AI
Di sisi lain, sejumlah pemerintah kawasan euro juga tengah mempertimbangkan kebijakan imigrasi yang lebih ketat sebagai respons terhadap tekanan politik domestik.
Namun, situasi di Eropa tidak sepenuhnya seragam.
Spanyol justru melanjutkan rencana untuk melegalkan ratusan ribu imigran tanpa dokumen sebagai bagian dari kebijakan penataan status kependudukan.
Perbedaan pendekatan tersebut membuat isu imigrasi kembali menjadi salah satu agenda utama politik di Eropa.
Bagi Trump, kebijakan pengamanan perbatasan tetap menjadi prioritas utama pemerintahannya. Sejak kembali menjabat, ia berulang kali menegaskan bahwa pengawasan perbatasan yang ketat diperlukan untuk menjaga keamanan nasional.
Pemerintahan Trump secara konsisten berpendapat bahwa penegakan aturan imigrasi yang lebih keras merupakan langkah penting untuk mencegah masuknya pelaku kejahatan.
Komentar terbarunya terhadap kawasan euro kembali menunjukkan bahwa isu imigrasi masih menjadi tema utama yang terus diangkat pemerintah AS sekaligus menjadi bahan kritik terhadap kebijakan sejumlah negara sekutu.
Update Terbaru
Tokyopop Umumkan Lisensi Manga Baru di Anime Expo 2026
Senin / 06-07-2026, 02:18 WIB
Australia Kalahkan Inggris, Raih Gelar Ketujuh Piala Dunia T20 Wanita
Senin / 06-07-2026, 02:18 WIB
Jannik Sinner Melaju ke Babak 16 Besar Wimbledon, Hadapi Shintaro Mochizuki
Senin / 06-07-2026, 02:18 WIB
Suporter Jerman Puji Keramahan Amerika di Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 02:15 WIB
Graham Rahal Start ke-12 di Mid-Ohio Usai Kesalahan di Kualifikasi
Senin / 06-07-2026, 02:15 WIB
Zee5 Tarik Film Satluj dari Platform OTT di India
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Gelombang Panas Mematikan di AS Tewaskan Puluhan Orang
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Event Arkeologi Minecraft di Perpustakaan, Jelajahi Reruntuhan 6 Juli
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Minecraft Java vs Bedrock: Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Kiper Asing Leonardo Navacchio
Senin / 06-07-2026, 02:14 WIB
Jepang Uji Hayabusa2 untuk Lindungi Bumi dari Asteroid Berbahaya
Senin / 06-07-2026, 02:13 WIB
Link Live Streaming Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 02:13 WIB
Re:bel Robotica Anime Resmi Tayang 2027, Yuki Kajiura Isi Lagu Tema
Senin / 06-07-2026, 02:12 WIB
GROTESQQQUE: Film Antologi Anime Tiga Cerita dari CloverWorks Tayang 6 November
Senin / 06-07-2026, 02:08 WIB







