Tujuannya bukan untuk mencegah semua kerusakan, melainkan memastikan mesin tidak terbakar, pecahan bilah tetap di dalam casing, dan mesin dapat dimatikan dengan aman.

Kaca depan pesawat juga diuji dengan cara yang sama.

Kembang api, seperti yang diduga mengenai pesawat Delta, merupakan bahaya yang lebih langka dan aneh. Selain benturan fisik, kembang api juga membawa propelan yang terbakar dan muatan eksplosif.

Kabar baiknya, kru Delta berhasil mendarat tanpa insiden.

Sebagian besar tabrakan dapat diatasi justru karena fisika ini telah dipahami dengan baik dan direkayasa ke dalam desain pesawat.

>>> Wamenkomdigi Siapkan Access Point Internet di Huntara Sekumur

Namun, ini adalah pengingat bahwa pada kecepatan 250 mil per jam, tidak ada benda yang benar-benar "kecil" saat menghantam pesawat.