"Tidak ada informasi apa pun yang diberikan oleh FIFA," tegas RBFA.

Pejabat Belgia mengungkapkan kekecewaan mendalam atas cara FIFA menangani pertanyaan mereka, dan menuduh organisasi itu sengaja mempercepat kasus tersebut agar ditolak karena alasan prosedural.

"Sementara RBFA hanya mencari penjelasan yang sah, FIFA sendiri menciptakan banding dan segera memastikan bahwa banding itu dinyatakan tidak dapat diterima," kata RBFA.

Federasi menegaskan bahwa pertarungan hukum mereka melampaui hasil olahraga langsung dari pertandingan babak 16 besar melawan AS.

>>> Sidang Tipikor: Ketua Kadin Solo Akui Setor Rp125 Juta ke Sudewo

"Terlepas dari hasil olahraga pertandingan ini, RBFA sangat prihatin dengan jalannya peristiwa dan akan terus berjuang dalam beberapa jam, hari, dan bulan mendatang untuk membela prinsip-prinsip dasar etika, persaingan yang adil, dan kepentingan sepak bola secara keseluruhan," tambah RBFA.