Lembaga itu telah dibubarkan pada 2004.

Meski alamat telah teridentifikasi, Risang menegaskan E diketahui kerap berpindah domisili antara Jawa Timur dan Jawa Tengah.

>>> Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Dapat Pujian Awal, Cerita Lebih Gelap dan Animasi Memukau

"Nah, dia itu pindah-pindah, Jatim, Jateng, loncat-loncat itu," katanya.

Risang menambahkan, E juga diduga memiliki rekam jejak keterlibatan dalam tindak penipuan dengan berbagai modus, mulai dari penipuan properti, proyek, hingga jual-beli.

"Penipuan semua, ya properti, proyek, jual-beli. Kalau korban ini ya mungkin ya penipuan modusnya love scam itu," ucapnya.

Terkait asal-usul perkenalan antara korban dan terduga pelaku, Risang menduga hal itu bisa saja berkedok pencarian proyek.

Namun, ia menekankan penangkapan terhadap terduga pelaku menjadi kunci untuk mengungkap kronologi awal hubungan keduanya.

"Nah, harus ditangkap dulu E-nya itu. Karena keluarga enggak kenal itu dengan E," katanya.

Polda Jawa Timur (Jatim) mengaku tengah melakukan pengejaran terduga pelaku pembunuhan RYS.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan pihaknya membantu Polresta Sidoarjo untuk mengejar terduga pelaku yang terindikasi melarikan diri ke sejumlah kota.

"Benar, kami back up penuh kasus itu.

Sudah kami bagi anggota menjadi beberapa tim untuk melakukan pengejaran terduga pelaku di sejumlah kota," kata Jumhur, Senin (5/7).

Jumhur menjelaskan, salah satu tim bergerak melakukan pengejaran ke arah barat. Namun, kepolisian belum dapat mengungkap secara rinci lokasi yang menjadi sasaran operasi demi kepentingan penyidikan.

>>> Nintendo Switch Asli Hentikan Pengiriman ke Eropa Mulai Februari 2027

"Iya arah barat. Nanti kita akan beritahu lagi kalau hasil ya," ujarnya.