Pembalap Slovenia Tadej Pogacar berhasil merebut kaus kuning setelah memenangi etape ketiga Tour de France pada 6 Juli 2026.

Kemenangan ini berkat perubahan taktik di tengah balapan yang dilakukan oleh timnya.

>>> Grizzlies Beri Tawaran Kontrak Tiga Tahun ke Quinten Post

Pogacar kini sejajar waktu dengan Jonas Vingegaard di klasemen umum. Ia unggul karena finis lebih baik di etape sebelumnya.

Etape tersebut juga diwarnai mundurnya pembalap Belgia Arnaud De Lie karena sakit. Ia tertinggal lebih dari 40 menit.

Sprinter Belanda Arvid de Kleijn nyaris gagal finis, tetapi berhasil lolos batas waktu dengan selisih tujuh menit.

Kunci Kemenangan Pogacar

Pogacar mengaku timnya tampil sangat baik sehingga bisa mengambil peluang di akhir etape.

"Kami memutuskan di tengah balapan bahwa kami bisa bersaing untuk kemenangan," ujar Pogacar.

Ia mendapat energi tambahan setelah kemenangan Del Toro sehari sebelumnya. Pogacar sangat senang dengan dua kemenangan dalam tiga hari.

Setelah etape ini, Pogacar juga mengamankan kaus hijau. Ia menyebut kaus kuning adalah impian setiap pesepeda.

>>> Jelang Tahun Ajaran Baru, Kemenperin Ajak Masyarakat Beli Produk Sekolah Lokal

"Saya tidak tahu yang ke berapa ini, tapi selalu spesial memakainya," katanya.

Sementara itu, pembalap Movistar Cian Uijtdebroeks mengalami demam selama dua etape terakhir. Ia finis satu menit di belakang Pogacar.

Tim Movistar menyatakan akan terus memantau kondisi fisiknya.

Sepp Kuss, rekan setim Vingegaard, merasa bentuknya mulai meningkat. Ia siap menjalankan tugasnya di etape selanjutnya.

Alex Baudin merebut kaus polkadot setelah tampil keras di etape ini. Kaus putih masih dipegang Isaac Del Toro yang berusia 22 tahun.

Dalam kejadian terpisah di ajang Sibiu Tour di Rumania, pembalap Lorenzo Finn dan Byron Munton berpapasan dengan beruang di tanjakan terakhir.

>>> Jajanan Pasar Murah Jogja: Modal Rp50 Ribu Bisa Liburan Kuliner Seru Bareng Keluarga

Insiden itu berakhir tanpa cedera.