Samsung menghadirkan fitur baru pada Galaxy Watch yang dirancang untuk membantu mengelola stres panas bagi pekerja luar ruangan.

Fitur ini sangat relevan mengingat pekerja tersebut rentan terhadap gelombang panas di musim panas.

>>> BGMI 4.5 Hadirkan Empat Mobil Ferrari, Termasuk SUV Pertama

Sistem manajemen stres termal ini dikembangkan bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja Korea Selatan.

Kerja sama ini ditujukan bagi perusahaan yang telah menggunakan Galaxy Watch untuk pekerjanya.

Fitur ini mengintegrasikan dan menganalisis informasi lingkungan seperti suhu dan kelembaban di lokasi kerja.

Selain itu, data biologis seperti detak jantung dan aktivitas pekerja yang diukur oleh Galaxy Watch juga digunakan.

>>> Apa Beda Diaspora dan Naturalisasi? Ramai Dibahas usai Ragnar Cs Main di Liga Lokal

Ketika risiko stres panas terdeteksi tinggi, notifikasi akan muncul secara otomatis di dasbor manajer. Manajer kemudian dapat mengambil langkah pencegahan berdasarkan standar penghentian kerja bertahap.

Sebagai contoh, jika suhu yang dirasakan mencapai lebih dari 33 derajat Celcius, peringatan gelombang panas akan diberikan.

Manajer dapat mengirimkan pemberitahuan istirahat langsung ke Galaxy Watch yang dikenakan pekerja.

Sistem ini saat ini telah digunakan untuk mengelola stres panas di lokasi pembangunan lini produksi semikonduktor baru Samsung di kampus Pyeongtaek.

>>> Beda Lip Balm dan Lip Butter, Mana yang Lebih Efektif untuk Atasi Bibir Kering?

Samsung berencana mengembangkannya menjadi model keselamatan industri wearable yang dapat digunakan organisasi lain.