Girl group K-pop (G)I-DLE resmi merilis album mini (EP) kesembilan mereka yang bertajuk "We Made" pada Senin (6/7).

Album ini menjadi perilisan pertama grup dalam enam bulan terakhir, setelah single digital "Mono (feat. skaiwater)" pada Januari lalu.

>>> Bintang K-pop Generasi Pertama Ock Joo-hyun Kecam Penggunaan Auto-Tune Berlebihan

Lagu utama "Gimme Dat Love" mengusung nuansa Latin yang panas, sesuai dengan tema musim panas yang diusung.

Para anggota (G)I-DLE, yaitu Miyeon, Minnie, Soyeon, Yuqi, dan Shuhua, menggelar jumpa pers di Yes24 Live Hall, Gwangjin-gu, Seoul, beberapa jam sebelum perilisan album.

Miyeon mengaku tidak percaya grupnya sudah sampai pada EP kesembilan.

"Kami kembali dengan lagu yang cocok untuk musim panas, tapi kali ini melawan panas dengan lebih panas," ujarnya.

Menurut para anggota, "We Made" membawa daya tarik pop yang berbeda dari musik (G)I-DLE sebelumnya.

Album ini menangkap evolusi grup selama tujuh tahun sejak EP kedua "I Made" pada 2019.

Kelanjutan Seri 'We'

Soyeon menjelaskan bahwa "We Made" melanjutkan seri "We" yang dimulai dengan "We Are" setelah rebranding grup, mengikuti seri "I" dari masa awal mereka.

"Ini adalah album di mana kami mencoba tantangan baru, sesuatu yang berbeda dari seri 'I'," kata leader grup tersebut.

Ia menambahkan bahwa tahun kesembilan grup memunculkan pertanyaan lebih dalam tentang musik. "Kami terus bertanya apa yang membuat musik itu bagus.

Apakah daya tarik massal? Atau musik yang menceritakan kisah kami?"

Kesimpulannya, lagu yang baik adalah lagu yang dinilai baik oleh pendengar, yang membangkitkan pikiran dan emosi berbeda pada setiap orang.

"Itulah album yang kami buat," ujar Soyeon.