Selain marathon, Erick juga menyoroti penyelenggaraan ajang internasional seperti MotoGP Mandalika yang dinilai memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

Kehadiran event olahraga berskala dunia disebut mampu menarik investasi baru, memacu pertumbuhan usaha lokal, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi lain di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Menurut Erick, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi industri olahraga global.

Dengan potensi alam yang dimiliki, mulai dari pantai untuk surfing, pegunungan untuk hiking, hingga berbagai destinasi wisata lainnya, Indonesia memiliki peluang besar menjadikan sport tourism sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.

>>> Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Uji Baterai 5.600mAh dan 5.800mAh

Karena itu, pemerintah kini berupaya mengubah paradigma pembangunan olahraga agar tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan industri olahraga dan sport tourism secara berkelanjutan.